Pengembangan Perikanan di Lampung Utara Terkendala Faktor Alam
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Pengembangan perikanan di Kabupaten Lampung Utara terkendala oleh faktor alam sehingga kegiatan di Dinas Perikanan hanya terfokus pada pengawasan budidaya.
Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara, Paswani Hasyim, bahwa saat ini selain melakukan perawatan pada beberapa sentral bibit ikan pihaknya hanya menjalankan pengawasan pada budidaya perikanan yang dikerjakan oleh kelompok tani dan masyarakat setempat.
"Pengembangannya sulit, karena potensi alamnya yang tidak mendukung. Lain halnya kalau dinas perikanan ini ada bidang kelautannya juga," kata Paswani Hasyim, di ruang kerjanya, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya, kendala pengembangan perikanan oleh faktor alam tersebut dikarenakan kurangnya sumber air di daerah setempat. Seperti di daerah Sungkai saat ini kondisinya jangankan untuk kolam, bahkan sawah dan rawa saja mengalami kekeringan.
Bahkan menurut dia, di daerah yang masih menunjang sekalipun seperti di wilayah Kecamatan Tanjungraja dan Abung Tinggi itu juga tidak menjamin bisa berlangsung lama.
"Sekarang ini kita menjalankan pengawasan terhadap budidaya saja, dan perawatan pada BBI di Tanjung Seneng, Tanjungraja, dan Semuli," ungkapnya.
Untuk itu diharapkannya, kepada masyarakat dan para kelompok tani bisa membudidayakan ikan yang telah diberikan pemerintah, agar bisa terus berkembang dan bisa digulirkan kepada masyarakat lainnya.
"Harapan kita, semoga program ini dapat terus bergulir, seperti pemberian bantuan-bantuan bibit ikan kepada kelompok-kelompok tani," kata dia. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
Dari Balik Jeruji Rutan Kotabumi, Penjara Berubah Jadi Markas Penipuan Online
Senin, 11 Mei 2026 -
Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Rugikan Negara Rp448 Juta
Jumat, 08 Mei 2026 -
Sedang Cari Ikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Abung Way Rarem Lampura
Rabu, 06 Mei 2026 -
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026








