Hari Kesehatan Mental Dunia, Psikolog SDB Bekerjasama Himpsi Lampung Gelar Psychological Seminar Charity
Kupastuntas.co, Bandarlampung - Dalam rangka memeringati Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober, Himpunan Psikologi Indonesia Wilayah Lampung (Himpsi) bekerja sama dengan Sekolah Darma Bangsa (SDB) menggelar rangkaian acara dan puncaknya pada Psychological Seminar Charity di SDB, Sabtu (13/10/2018)
Diungkapkan oleh Mirra Septia Veranika,M.Psi., selaku Psikolog Pendidikan Anak di Sekolah Darma Bangsa, acara tersebut mengusung tema besar yakni "Generasi Muda yang Bahagia, Tangguh & Sehat Jiwa Menghadapi Perubahan dunia."
Acara yang dihadiri 237 peserta tersebut bertujuan membantu kalangan remaja, dewasa awal hingga orangtua untuk dapat menguraikan permasalahan-permasalahan khususnya di era teknologi yang semakin cepat.
Baca Juga: Mendikbud Ingatkan Sekolah Negeri Tak Lagi Rekrut Guru Honorer
Sangat disayangkan keberadaan psikolog di provinsi Lampung ini belum di manfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
"Kesadaran akan kesehatan mental masyarakat masih tergolong rendah. Datang ke psikolog bukan berarti gila, bukan harus ketika ada permasalahan saja. Dengan datang ke psikolog, kami dapat membantu menguraikan masalah dan mencarikan solusi dari akar masalah tersebut," jelasnya.
Seharusnya, lanjut Mirra, setiap lembaga pendidikan memiliki psikolog, seperti di SDB ini misalnya, karena dengan adanya psikolog mereka dapat mendeteksi potensi bakat siswa sejak dini. Itu sangat baik dampaknya untuk anak didik.
Acara tahunan HIMPSI tersebut memiliki 5 sub tema yang dapat dipilih peserta, yakni Kecanduan Games Pada Anak, Pola Pengasuhan Generasi Digital, Bijak Bersosial Media untuk Membangun Kesejahteraan Psikologis, How to Deal with Quarter Life Crisis dan Bimbingan Pra Nikah.
Ketua HIMPSI wilayah Lampung, Dra Renyep Proborini,M.Ed,Psikolog berharap dengan adanya rangkaian kegiatan ini HIMPSI dapat menggandeng seluruh pihak seperti lembaga pendidikan, kesehatan dan lainnya untuk lebih peduli lagi terhadap kesehatan mental masyarakat Lampung. (Rls)
Baca Juga: Anak Pejabat Tubaba Dibegal, Warga Minta Keamanan Sekitar Tempat Wisata Ditingkatkan
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026








