• Sabtu, 14 Desember 2019

Gubernur Ridho Berharap Lewat Lomba Sekolah Sehat Lahir SDM Berkualitas

Selasa, 16 Oktober 2018 - 19.11 WIB - 0

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat - Dalam rangka kegiatan penilaian Lomba Sekolah Sehat-Usaha Kesehatan Sekolah (LSS-UKS) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018, yang digelar di SMPN 03 Margodadi  Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui Tim Penilai berharap agar sekolahan dapat memenuhi kriteria sekolah sehat.

Dalam acara tersebut, Duta UKS Nia Ramadani, Siswi SMPN 3 Margodadi memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah mengikutsertakan sekolahannya dalam LSS-UKS tingkat Provinsi Lampung.

"Selamat datang di sekolah kami yaitu SMP Negeri 3 Tumijajar, sekolah yang memiliki visi menuju sekolah berprestasi dan berakhlak mulia yang berwawasan lingkungan, tentunya sekolah kami memiliki usaha kesehatan sekolah dan memiliki berbagai program unggulan,"ungkapnya, Selasa (16/10/2018).

Bupati Tubaba Umar Ahmad, melalui Agus Subagio, Asisten I Setdakab Tubaba menyampaikan, Pemkab Tubaba menyambut baik atas terselenggaranya LSS-UKS tersebut.

"Selayaknya bukan hanya karena ada lomba saja maka sekolahan harus bersih dan sehat. Melainkan, saat ini kita semua wajib menjaga tempat anak-anak kita mengenyam pendidikan agar tetap sehat dan bersih,"ujarnya.

Sementara, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui Tim Penilai LSS-UKS Tingkat Provinsi Lampung, Indah Wati mengungkapkan, penilaian tersebut dapat memberikan hasil terbaik bagi daerah Lampung dalam forum nasional dan dukungan dari Kabupaten/Kota terhadap kegiatan itu sangat luar biasa.

"Pemerintah Provinsi Lampung juga berharap kepada sekolah-sekolah lain di Provinsi Lampung agar terus berupaya memenuhi kriteria yang disyaratkan untuk menjadi sekolah yang sehat, serta dapat memotivasi dan memberi semangat juang kepada jajaran aparatur dan warga masyarakat Lampung guna mewujudkan kemajuan pembangunan pendidikan, kesehatan dan akhlak yang mulia di Provinsi Lampung,"pesan Gubernur.

Lanjut Gubernur, Anak didik adalah aset bangsa yang sangat berharga dan memiliki posisi strategis bagi kemajuan bangsa dan negara di masa datang.

"Karena itu, kegiatan ini sebagai upaya koordinatif antar sektor dalam membekali peserta didik untuk mampu memahami pentingnya arti kesehatan. Juga harus dapat memberi andil dalam peningkatan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,"tutupnya.(Irawan/Bas/Lucky)

  • Editor : Mita Wijayanti