Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Tim Rescue Kabupaten Tubaba Terbaik Kedua di Lampung, Namun Kini Sudah Bubar

178
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Nur Budiman, Kabid Damkar pada Satpol PP Tubaba yang merupakan mantan Kabid Penanggulangan Bencana pada BPBD Tubaba. Foto : Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) kini tidak lagi memiliki tim Penanggulangan Bencana atau Tim Rescue setelah Pemadam Kebakaran (Damkar) bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beberapa tahun terakhir.

Padahal, semula Tim Rescue Kabupaten Tubaba yang memiliki sekitar 60 Personil ini cukup diperhitungkan lantaran memiliki predikat Tim Rescue terbaik kedua di Provinsi Lampung setelah Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemadam kebakaran sebenarnya unitnya bukan rescue tapi itu alat BPBD mestinya unit-unit rescue. Bagaimana mempersiapkan kalau di Damkar tidak mungkin untuk mengakomodir,”keluh Nur Budiman, Kabid Damkar pada Satpol PP Tubaba yang merupakan mantan Kabid Penanggulangan Bencana pada BPBD Tubaba diruang kerjanya, Kamis (18/10/2018).

“Bagaimana kita mempersiapkan relawan untuk penanggulangan bencana yang disebut unit SAR itu, ada langkah-langkah yang harus diambil maka dibentuklah relawan Rescue, maka dalam setiap latihan gabungan selalu ada motor penggeraknya yaitu DPBD, itu dipersiapkan mulai dari Kapolda 2012 hingga 2018,”ujar Nur Budiman.

Menurut dia, kalau melihat semua sarana dan prasarana, BPBD Tubaba sudah siap, contohnya kalau saat ini ada kasus orang tenggelam maka alat untuk mengevakuasinya pun ada.

“Siapa manusia yang mampu menggerakkan lembaga ini? karena kebijakan Kabupaten saya ditarik untuk membidangi pemadam bakaran tidak lagi bidang penanggulangan bencana,”tuturnya.

Dijelaskan Nur Budiman, dirinya selalu siap untuk melatih 60 Personil Tim Rescue yang telah bubar tersebut. Namun, hal itu dikembalikannya kepada Pemerintah Daerah yang berwenang untuk menghidupkan kembali Tim Rescue Kabupaten Tubaba.

Personil sudah ada dan relawan sudah siap, sambung dia, itulah sebatas kemampuan dirinya untuk mempersiapkan sarana yang sudah ada melalui latihan gabungan dengan TNI dan Polri, dirinya pun berharap semoga unit SAR ini bisa berguna.

“Agar adik-adik kita bisa menggunakan lalu memperagakan alat ini maka latihan bareng TNI dan Polri yang sudah profesional diperlukan,”terangnya.

Nur Budiman menambahkan, “Induknya DNPB dan pelaksanaannya adalah BPBD, bagaimana BPBD bisa melaksanakan kalau ada alat tapi tidak ada personil,”paparnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments