Beranda Bandar Lampung

Diduga Lalai, Polisi Akan Periksa Orangtua Balita yang Meninggal di Lampung Selatan

58
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Aparat kepolisian mencoba melakukan pemeriksaan terhadap orangtua dari balita yang meninggal dunia pasca tercebur ke dalam kuali panas berisi rebusan gula merah.

Kejadian nahas itu menimpa bayi perempuan berumur 1,5 tahun bernama Adinda Fadilah Salma (AFS) di Dusun Sinar Baru, Desa Sidomekar, Katibung, Lampung Selatan. Balita ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir di hari yang sama saat kejadian ini terjadi, Rabu (10/10/2018).

Pemeriksaan terhadap orangtua balita ini disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Sulistyaningsih, di Mapolda Lampung, Senin (22/10).

Menurut dia, pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. Namun, hingga kini pemeriksaan itu masih belum dilakukan, mengingat kondisi keluarga yang sedang dalam masa berduka.

“Mengenai kejadian ini, kami upayakan pemeriksaan terhadap orangtua korban. Kami ingin pastikan lagi, apakah ini termasuk dari buah kelalaian orangtua atau tidak,” kata Sulis.

“Kami juga akan lakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan saksi-saksi. Itu semua akan kita lakukan, namun kita masih memperhatikan kondisi keluarga yang sedang berkabung,” terangnya.

Sebelumnya, ayah korban, Samhudi (40) dan kakeknya, M. Kurdi (70) langsung berlari ke bak mandi dan mengeluarkan Adinda setelah mendengar suara tangisan.

Ayah dan kakeknya sempat berteriak, ”Ya Allah kulitnya”. Namun saat itu, Adinda sudah tak sadarkan diri.

Kakek korban kemudian mengambil daun pisang untuk dibalurkan ke tubuh korban dan membawanya ke RSUD Abdul Moeloek hingga akhirnya meninggal dunia. (Kardo)

Facebook Comments