Cerita Relawan Donggala: Trauma Healing Pascagempa Sangat Dibutuhkan Korban
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Tim Relawan Kota Bandarlampung telah kembali dari Donggala dan diterima oleh Walikota Herman HN, Selasa (23/10), di ruang rapat Walikota.
Salah satu anggota tim relawan, dr. Intan, menjelaskan sebenarnya masih banyak kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi, terutama trauma healing.
"Banyak warga yang masih takut masuk rumah karena bencana itu. Walaupun rumahnya baik-baik saja, mereka tidak berani masuk rumah. Sebenarnya itu jadi perhatian, trauma healing-nya," terangnya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Warga Gunungkemala Timur Pesibar Khawatirkan Beronjong Penahan Air Ambrol
Sementara itu, dr. Eva Daniel mengatakan, timnya telah menangani sebanyak 1.375 pasien di Kabupaten Donggala, menyisir tiap kecamatan dari Banawa sampai Balaesang.
"Yang kita tangani sudah 1300-an pasien, baik yang mobile bersama rombongan Bupati, yang tinggal di Puskesmas Toaya dan Labuan, serta yang di posko dinas juga," kata Eva. (Farhan)
Berita Lainnya
-
Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
Minggu, 29 Maret 2026 -
Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni
Minggu, 29 Maret 2026 -
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026








