Rawan Longsor dan Pohon Tumbang, Polisi : Waspada Ketika Lewati Kawasan Batu Kramat Tanggamus
Kupastuntas.co, Tanggamus - Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polres Tanggamus menghimbau kepada warga, khususnya para pengendara yang sedang melintasi jalan lintas barat (Jalinbar) di dataran tinggi Batu Kramat, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, agar lebih waspada bencana alam, terutama tanah longsor, pohon tumbang, dan banjir. Apalagi belakangan ini wilayah ini kerap dilanda hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
Kasatlantas Polres Tanggamus, AKP Dade Suhaeri mengatakan, jalan raya di Pekon Batu Kramat, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, merupakan daerah langganan bencana tanah longsor dan pohon tumbang yang patut diwaspadai setiap saat, terutama saat musim penghujan.
Dimana topografi wilayahnya yang berbukit, jurang dan banyak pohon, menyebabkan jalur Batu Kramat rawan longsor dan pohon tumbang.
"Masyarakat agar hati-hati dan mengikuti instruksi petugas yang berada di lokasi, karena di penggal jalan tersebut rawan longsor, dan pohon tumbang," kata AKP Dade Suhaeri, Selasa (30/10/2018).

Seperti saat hujan deras Senin malam (29/10/2018) mengakibatkan pohon tumbang disekitar tikungan anjungan Irvan di Pekon Batu Kramat dan melintang di jalan raya. Akibatnya terjadi antrean panjang mobil dan sepeda motor dari arah Kota Agung menuju Bandar Lampung atau sebaliknya.
"Akibat pohon tumbang malam itu terjadi antrean kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Baru sekitar pukul 11 malam kayu berhasil di potong dan disingkirkan dan kendaraan bisa lewat," ujar AKP Dade Suhaeri. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Pencurian Beruntun Teror Ulubelu Tanggamus, Warga Sebut Pos Polisi Kerap Kosong
Kamis, 22 Januari 2026 -
Plt Kadinkes Tanggamus: Anggaran JKN PBI Rp35 Miliar Tak Cukup Tanggung Seluruh Warga
Selasa, 20 Januari 2026 -
102 Ribu Warga Tanggamus Kehilangan BPJS PBI, Berobat Kini Terhambat
Selasa, 20 Januari 2026 -
Tol Trans Sumatera Dikeluhkan: Mahal, Bergelombang, dan Minim Penerangan
Minggu, 11 Januari 2026









