Beranda Daerah Lampung Lampung Barat

Musim Hujan, Waspada Dua Pekon di Lambar Rawan Banjir

57
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

Ilustrasi

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Pekon (Desa) Bumi Hantatai dan pekon Tembelang Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menjadi dua daerah yang rawan banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di wilayah tersebut.

“Memasuki musim penghujan seperti saat ini, warga di dua pekon itu mulai melakukan bersih-bersih saluran air, serta mulai waspada khususnya masyarakat yang bermukim di sekitaran aliran sungai,” kata Camat BNS, Selamat Purwoko.

Selamat juga mengatakan, dengan memasuki musim penghujan membuat sebagian masyarakat khawatir akan meluapnya sejumlah sungai, dan kembali membanjiri permukiman warga seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

“Untuk meminimalisasi banjir khususnya di daerah permukiman, warga melakukan pembersihan sampah maupun material yang menghambat saluran air, dengan  begitu diharapkan dampak banjir bisa diminimalisasi,”ucapnya.

Menurut dia, meskipun intensitas hujan di daerah hulu cukup tinggi, namun sejak adanya program normalisasi sungai di wilayah itu oleh Pemkab Lambar, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir membuat bencana banjir kian berkurang.

“Di tahun ini kalau tidak salah hanya satu kali musibah banjir terjadi, berbeda dengan beberapa tahun lalu, yang menjadikan daerah tersebut langganan banjir saat musim penghujan. Ini tidak lain, karena adanya program normalisasi sungai yang dilakukan pemerintah daerah, dan tentunya diharapkan secara berkala endapan pasir yang ada di dasar sungai diangkat, sehingga tidak terus terjadi pendangkalan yang menjadi penyebab banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Lambar, Sarwani, menambahkan pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada pada saat musim hujan, terlebih di dekat aliran sungai.

“Ketika air sungai mulai pasang terlebih sudah mulai mendekati permukiman, maka lebih baik mengungsi, guna meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan,”tandasnya.(Iwan) 

Facebook Comments