Beranda Politik

Pileg 2019, Bawaslu Lampung Kewalahan Tertibkan APK yang Melanggar

85
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/16-8.jpg
Pileg 2019

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung terus berupaya melakukan pengawasan dan pencegahan terkait pelanggaran dalam proses Pemilu khususnya pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Divisi Sengketa, Hermansyah menerangkan, Bawaslu adalah badan pengawas yang memiliki batasan yang diatur dalam Undang-undang Pemilu. Sehingga, Bawaslu bekerja hanya sebatas mengawasi dan merekomendasikan apabila terjadi pelanggaran. Seperti halnya pelanggaran terkait pemasangan APK yang dipasang sebelum masa kampanye.

“Seperti adanya baliho besar yang melanggar, bukan kami tidak mau menindak, tetapi kami tidak memiliki alat untuk melakukan pelepasan baliho tersebut. Dan tidak mungkin juga kami langsung memanjat baliho tersebut, Karena kami tidak dibekali ilmu “Beruk” yang bisa langsung memanjat tiang-tiang baliho yang tinggi,” kata Hermansyah saat memberikan materi di acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019 di Hotel Kurnia Perdana Bandar Lampung, Kamis (8/11/2018).

Oleh karena itu lanjut Herman, karena ketidakadaanya alat untuk melakukan penurunan APK yang melanggar, pihaknya (Bawaslu) merekomendasikan hal tersebut kepada pemerintah kabupaten/kota dalam hal ini Satpol PP Untuk melakukan eksekusi.

“Jadi kami berharap masyarakat tidak lagi menyebutkan Bawaslu tidur ataupun tidak bekerja, karena pada hakikatnya Bawaslu adalah lembaga pengawas sesuai dengan UU,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung Candrawansah menerangkan, Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sesuai amanah UU No.7  Tahun 2017 pasal 102.

“Oleh karena itu kami mengundang tokoh-tokoh masyarakat, mahasiswa dan juga insan media dalam acara sosialisasi ini, agar dapat bersama-sama melakukan pengawasan dan mensosialisasikan,” ungkapnya.

Candra juga mengharapkan, masyarakat dan mahasiswa dapat membantu Bawaslu dalam mensosialisasikan kepada masyarakat dan juga bersama melakukan pengawasan Pemilu. (Sule)

Facebook Comments