Beranda Kesehatan

Mantap! Imunisasi MR Lampung Diyakini Penuhi Target Nasional

64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Beberapa anak sedang terlihat mendapat suntikan  imunisasi MR dari pihak Puskesmas Panjang. Foto : Edu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Pencapaian imunisasi measles rubella (MR) di Provinsi Lampung hingga akhir tahun 2018 diyakinkan mampu bertahan melebihi target nasional yakni 95 persen.

Dikatakan Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti, terhitung 2 November lalu atau di hari ke-94, cakupan kegiatan imunisasi MR Lampung mencapai 96,05 persen. Nilai tersebut merupakan rata-rata dari cakupan imunisasi MR pada 15 kabupaten/kota di Lampung.

Meski begitu dengan pencapaian angka keseluruhan 96,05 persen tersebut, dipastikan masih ada daerah yang belum memenuhi target nasional. Dari itu ia menyarankan kepada daerah yang belum mencapai target nasional untuk bisa dikejar hingga batas waktu 31 Desember 2018.

“Kalau secara provinsi kegiatan MR kita sudah selesai. Tapi bisa saja dari capaian itu ada 10 daerah yang mencapai 100 persen, dan ada desa yang baru mencapai 92 persen, itu yang harus dikejar. Jadi walaupun kita sudah selesai tetapi kita tetap melayani masyarakat,” ujar Asih kepada Kupastuntas.co, Minggu (11/11).

Dengan tingginya partisipasi masyarakat mengikuti program pemerintah tersebut, pihaknya merasa bersyukur Provinsi Lampung kini menduduki peringkat tertinggi ketiga dalam pencapaian pemberian vaksin setelah Papua Barat 100,87 persen dan Gorontalo 96,16 persen.

Lebih lanjut dia mengatakan, pencapaian ini merupakan komitmennya melaksanakan perintah sesuai surat edaran Menteri Kesehatan RI tentang strategi tindak lanjut kampanye imunisasi MR fase II, yang mana diperlukan strategi tindak lanjut yang efektif untuk meraih anak-anak yang belum diimunisasi agar kekebalan masyarakat yang tinggi terbentuk sehingga kasus Campak, Rubella dan Cacat Bawaan akibat Rubella dapat diturunkan dengan signifikan serta kejadian luar biasa dapat dicegah.

“Dari surat edaran Menkes itu ada strategi yang disarankan seperti bagi kabupaten/kota dengan cakupan Kampanye Imunisasi MR 95% per tanggal 31 Oktober 2018, maka harus dipastikan seluruh desa/kelurahan telah mencapai cakupan 95%. Selanjutnya memverifikasi cakupan melalui Rapid Convenience Assessment (RCA), dan intervensi sesuai hasil RCA,” jelasnya. (Erik)

Facebook Comments