Provinsi Lampung Peringkat Ketiga Capaian Imunisasi MR

57
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi. Foto : Dirsah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Pencapaian imunisasi Measles Rubella (MR) di Provinsi Lampung hingga akhir tahun 2018 diyakinkan mampu melebihi target nasional yakni 95 persen.

Dikatakan Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Asih Hendrastuti, terhitung 2 November lalu atau di hari ke-94, cakupan kegiatan imunisasi MR Lampung mencapai 96,05 persen. Nilai tersebut merupakan rata-rata dari cakupan imunisasi MR pada 15 kabupaten/kota di Lampung.

Dengan tingginya partisipasi masyarakat mengikuti program pemerintah tersebut, pihaknya merasa bersyukur Provinsi Lampung kini menduduki peringkat tertinggi ketiga dalam pencapaian pemberian vaksin setelah Papua Barat 100,87 persen dan Gorontalo 96,16 persen.

Namun angka keseluruhan 96,05 persen tersebut, masih ada daerah yang belum memenuhi target nasional. Dari itu Asih menyarankan kepada daerah yang belum mencapai target nasional untuk bisa dikejar hingga batas waktu 31 Desember 2018.

“Kalau secara provinsi kegiatan MR kita sudah selesai. Tapi bisa saja dari capaian itu ada 10 daerah yang mencapai 100 persen, dan ada desa yang baru mencapai 92 persen, itu yang harus dikejar. Jadi walaupun kita sudah selesai tetapi kita tetap melayani masyarakat,” ujar Asih, Minggu (11/11/2018).

Lebih lanjut dia mengatakan, pencapaian ini merupakan komitmennya melaksanakan perintah sesuai surat edaran Menteri Kesehatan RI tentang strategi tindak lanjut kampanye imunisasi MR fase II, yang mana diperlukan strategi tindak lanjut yang efektif untuk meraih anak-anak yang belum diimunisasi agar kekebalan masyarakat yang tinggi terbentuk sehingga kasus Campak, Rubella dan Cacat Bawaan Akibat Rubella dapat diturunkan dengan signifikan serta kejadian luar biasa dapat dicegah.

“Dari surat edaran Menkes itu ada strategi yang disarankan seperti bagi kabupaten/kota dengan cakupan Kampanye Imunisasi MR 95 persen per tanggal 31 Oktober 2018, maka harus dipastikan seluruh desa/kelurahan telah mencapai cakupan 95 persen. Selanjutnya memverifikasi cakupan melalui Rapid Convenience Assessment (RCA), dan intervensi sesuai hasil RCA,” jelasnya.

Diketahui, dari 15 kabupaten/kota, Lampung Timur dan Lampung selatan belum mencapai rata-rata target nasional yakni 95 persen. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Timur hanya mencapai 93,04 persen atau 224,951 dari 263.282 jiwa, sedangkan Lampung Selatan 92,04 persen atau 252.172 dari 273.968 jiwa.

Sementara daerah lainnya ada yang capaiannya di atas 100 persen yakni Lampung Barat 101,73 persen, Pesisir Barat 101,68 persen, dan Mesuji 100,32 persen. Daerah lainnya, Pringsewu 99,67 persen, Tulangbawang Barat 98,32 persen, Tulang Bawang 98,29 persen, Tanggamus 97,64 persen, dan Metro 97,46 persen. Kemudian Way Kanan 97,05 persen, Lampung Tengah 96,07 persen, Bandar Lampung 95,81 persen, Lampung Utara 95,35 persen, dan Pesawaran 95,15 persen. (Erik)

Tanggapan Anda: