Dua Penjambret Berstatus Pelajar di Lamteng Dibekuk Satuan Polsek Terbanggi Besar
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Kepolisian Sektor (Polsek) Terbanggi Besar amankan dua remaja di bawah umur yang masih berstatus pelajar di Lampung Tengah. Keduanya ialah RP (17) dan RE (16). Keduanya terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (penjambretan).
Dua remaja ini merupakan warga Tanjung Ratu Ikir Kecamatan Way Pengubuan, Lamteng dan masih berstatus pelajar disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Terbanggi Besar.
"Dua pelajar ini melakukan aksi penjambretan di Jalinsum dekat terminal Betan Subing Kampung Terbanggi Besar," terang Kapolsek Terbanggi Besar, Kompol Hendry Dunand, Selasa (13/11/2018).
Kapolsek menjelaskan, modus yang digunakan para tersangka ialah mengamati calon korban dengan cara menunggu di warung pinggir jalan dekat SMK Kesehatan Yukumjaya.
Baca Juga: Lakalantas di Pesawaran, Sopir Truk Fuso Diduga Lepas Kendali
"Jadi tersangka ini nunggu calon korbannya di pinggir jalan. Setelah mereka mendapatkan target, selanjutnya diikuti dari belakang, dan langsung melancarkan aksinya," jelasnya.
Tersangka, kata Kapolsek, diamankan tanpa perlawan di kampung Poncowati. Selain tersangka, sambung Kapolsek, pihaknya juga ikut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor honda beat milik pelaku.
"Kita amankan tanpa perlawanan, dan saat ini keduanya berada di Mapolsek Terbanggi Besar," kata Kapolsek.
Sementara, Listria Okviyanti wagra Kecamatan Lempuyang Bandar, Lamteng, yang menjadi korban, kepada wartawan menuturkan aksi penjambretan bermula saat ia bersama adiknya mengendarai sepeda motor dari arah Bandarjaya menuju ke Kayu Palis Way Pengubuan.
Ia mengatakan saat melintas di Jalinsum tepatnya di dekat Terminal Betan Subing, tiba-tiba dua orang pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor memepet dan langsung menarik tas milik korban.
"Tiba-tiba datang dua orang, mepet dan langsung narik (tas)," ungkapnya seraya mengatakan tas yang diambil tersebut berisikan satu unit handphone dan uang tunai Rp200 ribu. (Towo)
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Pesawaran, Polisi Fokus Evakuasi Korban dan Urai Kemacetan
Baca Juga: Tubaba Bangun Taman Kura-kura Terbesar di Indonesia
Berita Lainnya
-
Cekcok Keluarga Berujung Maut, Pria di Lampung Tengah Tewas Ditikam Adik Ipar
Kamis, 30 April 2026 -
2.500 Kader NU Padati Apel Akbar Harlah Ansor-Fatayat di Lampung Tengah
Minggu, 26 April 2026 -
Plt Bunda PAUD Lampung Tengah Resmi Buka Gebyar Hari Kartini Bangun Rejo, Tanamkan Nilai Berani dan Berbudaya Sejak Dini
Sabtu, 25 April 2026 -
Ni Ketut Dewi Nadi Ajak Orang Tua Aktif Lindungi Anak dari Narkoba
Sabtu, 25 April 2026








