Beranda Bandar Lampung

Relawan Siger Bersatu Ajak Masyarakat Lampung Berpolitik Santun dan Cerdas

50
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Suasana rapat pembentukan Relawan Siger Bersatu, Selasa (13/11/2018). Foto : Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Relawan Siger Bersatu provinsi Lampung untuk Jokowi-Ma’ruf mengajak masyarakat Lampung dan seluruh relawan untuk berpolitik dengan cerdas dan mendidik.

Menurut Andi Desfiandi Ketua Bravo 5 Lampung, pihaknya menilai selama ini kampanye yang dilakukan lawan politik atau tim sukses tidak bersifat subtantif, kurang beretika dan tidak menyertai edukasi politik yang baik bagi masyarakat.

“Selama ini kita lihat slogan-slogan yang keluar sifatnya menakutkan dan pesimistif. Saya harapkan hal tersebut tidak dilakukan oleh relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, dan harus lebih memberikan kampanye yang edukatif sehingga masyarakat turut menjadi lebih cerdas dan tidak malu-malu memilih Jokowi,” ujarnya usai rapat koordinasi di markas Relawan Siger Bersatu di Jalan Hos Cokro Aminoto, Selasa (13/11).

Sementara itu, ketua Galang Kemajuan (GK) Jokowi Lampung sebagai salah satu organisasi relawan, Ferry Parinusa mengungkapkan, sesuai pesan yang disampaikan capres Jokowi kepada seluruh relawan, relawan harus mengeluarkan tenaga dalamnya untuk berjuang memenangkan Jokowi-Ma’ruf dengan cara politik yang cerdas, santun, dan mencerdaskan masyarakat.

“Jangan sampai relawan Jokowi berkampanye politik tidak sesuai dengan etika berpolitik, karena itu paling diharamkan oleh Jokowi-Ma’ruf Amin. Karena ketika kita berpolitik dengan cara menjelek-menjelekkan orang lain atau kompetitor justru akan menjauhi pemilih,” ujarnya.

Fery juga mengungkapkan, pertarungan ini bukan soal kalah menang yang dicari, tetapi harus berfikir bagaimana masyarakat Indonesia mampu menyalurkan aspirasi politiknya dengan hati nuraninya bukan rasa ketakutan, dan iming-iming semata.

“Itu yang kita hindari. Kita berkampanye seperti air mengalir, kita ajak masyarakat memilih Jokowi dengan hati nuraninya. Kami tidak dididik untuk menjelekkan orang lain, tapi kami dididik berpolitik dengan cerdas dan santun. Satu yang pasti instruksinya adalah kerja kerja dan kerja,” tandasnya. (Sule)

Facebook Comments