Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Lewat Program Tubaba Cerdas, Umar Ahmad Ingin Seimbangkan Infrastruktur dan SDM

94
Bupati Tubaba Umar Ahmad saat membacakan sumpah dan janji Kepalou Tiyuh terpilih di wilayah Utara Kabupaten Tubaba. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Selain tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur, tahun 2019 Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) akan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan formal dan non formal dari tingkatan sekolah dasar hingga menengah pertama. Pembangunan manusia tersebut mengarah kepada membentuk kepribadian yang memiliki sifat Nemen, Nedes, Nerimo, kesederhanaan, dan kelestarian bumi.

Hal itu dikatakan Bupati Tubaba Hi. Umar Ahmad, Ia menerangkan, Pemkab Tubaba akan menyusun program kerja dalam rangka program pendidikan bagi para pelajar SD dan SMP.

“Saya lihat data 50 ribu anak Tubaba sedang mengenyam pendidikan SD, SMP. Dan kami akan susun modul pengembangan karakter baik di tingkat SD maupun SMP untuk membangun struktur pikiran (Mindset) pembiasaan di murid, juga tenaga pengajar dan orang tua sehingga menjadi teladan bagi mereka,”ungkap Bupati saat melantik 5 Kepalou Tiyuh di Kecamatan Tumijajar di Halaman Kantor Camat Tumijajar, Rabu (14/11/2018).

Umar menjelaskan, masa depan Kabupaten Tubaba sangat tergantung pada generasi yang saat ini duduk di SD dan SMP sehingga pemkab akan fokus mengembangkan dalam peningkatan kapasitas para pengajarnya sehingga mereka menjadi motor penggerak sekaligus tauladan yang baik.

“Pemkab Tubaba kembali akan menggulirkan Program Tubaba Cerdas dengan jangkauan yang lebih luas dengan merekrut 197 orang guru penggerak di tingkat pendidikan dasar, dari guru honorer di sekolah setempat ataupun melalui perekrutan pemuda yang mampu menginspirasi kemajuan pendidikan di bumi Ragem Sai Mangi Wawai,”tutur Umar.

“Kami akan susun secara detail rencana program pembangunan karakter manusia ini melalui pendidikan formal dan non formal seperti diadakan guru sekolah seni bagi pelajar yang ingin intensif belajar tari, menari, main musik, melukis dengan menyiapkan kelas-kelas seni dan budaya di Islamic Center, Kota budaya Uluan Nughik, Daya Murni,”sambung Bupati.

Bupati juga mengatakan, pembangunan manusia melalui karakter, merupakan salah satu program yang cukup penting. Sebab, membangun wilayah tanpa diimbangi dengan pembangunan manusia seutuhnya hanyalah akan melanggengkan ketimpangan.

“Tanpa manusia yang terbangun jiwa-raganya pembangunan suatu daerah tidak akan berjalan dengan baik. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan hanya bisa diwujudkan jika proses pendidikan masyarakat berjalan dengan baik,”cetusnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments