Rawan Begal, Warga Kelurahan Way Dadi Keluhkan Minim Lampu Jalan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Warga kelurahan Way Dadi, kecamatan Sukarame mengeluhkan minimnya lampu penerangan di wilayahnya tersebut sehingga rawan terjadi kasus kriminalitas, seperti jambret dan begal.
Ali, warga kelurahan Way Dadi Baru mengatakan, minimnya lampu penerangan jalan di lingkungan tersebut membuat warga khawatir bila ingin keluar malam.
"Kalau malam khawatir mas untuk pergi, karena beberapa kejadian juga ada pencurian motor saat melewati jalan yang lampu penerangannya tidak ada," ujar Ali, Sabtu (17/11/2018).
Ia pun mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat agar menambahkan lampu penerangan jalan, terlebih warga di sini ada juga mahasiswa dan banyak tempat kos.
"Kalau mahasiswa juga khawatir, terkait keamanan, kalau pulang malam, mereka takut ada begal, dan tempat kosnya pun takut kemalingan," tandasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Dapil Setempat, Muchlas E Bastari mengaku, memang warga telah menyampaikan keluhan tersebut kepadanya. Oleh karena itu, ia pun segera melakukan koordinasi dengan Satuan Kerja terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung.
"Saya akan koordinasi dengan dinas PU untuk melakukan penambahan lampu jalan di kelurahan tersebut, sebab kalau saya lihat juga, memang penerangannya minim," ujar Muchlas.
Untuk keamanan pun, ia mengimbau kepada bhabinkamtibmas agar selalu melakukan pengawasan lebih intens. (Wanda)
Berita Lainnya
-
Tol Bakter Berlakukan Delay System untuk Kendaraan Sumbu Tiga Menuju Pelabuhan Bakauheni
Senin, 30 Maret 2026 -
933 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Bakauheni - Terbanggi Besar Selama Mudik
Senin, 30 Maret 2026 -
Belanja Pegawai Pemprov Lampung Tembus Rp2,8 Triliun
Senin, 30 Maret 2026 -
Sukses Amankan Pasokan Listrik, PLN UP3 Metro Dukung Kelancaran Idul Fitri 2026
Senin, 30 Maret 2026








