Beranda Bandar Lampung

Lagi, KPK Sita Aset Zainudin Hasan

124
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Zainudin Hasan. Foto: Kardo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita aset milik Bupati Lampung Selatan non aktif Zainudin Hasan. Kali ini aset tanah di Desa Kotadalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Kebun itu terletak di jalan Raden Tangai sekitar 200 meter dari Jalan Lintas Sumatera.

KPK juga memasang plang penyitaan di lahan yang ditanami pohon sawit dengan luas mencapai 1,2 hektare tersebut. Plang penyitaan tersebut bertuliskan berdasarkan surat perintah penyitaan nomor: SPRIN. SITA/148/DIK. 01.05/01/10/2018 tanggal 12 Oktober 2018, tanah ini telah disita dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang dengan tersangka Zainudin Hasan.

Salah satu warga sekitar, Rohib (37) mengaku tak tahu kapan plang penyitaan oleh KPK tersebut dipasang di lahan tersebut. “Saya ke kebun hari Jumat, lihat plang itu sudah terpasang. Warga yang lain juga nggak tahu,” kata dia saat ditemui di dekat lokasi kebun sawit, Minggu (18/11/2018).

Baca Juga: KPK Sita Aset Tanah Milik Zainudin Hasan

Hal senada diungkap Kepala Desa Kotadalam Asli Jauhari, ia tidak mengetahui ada pemasangan plang penyitaan yang dilakukan KPK. “Tidak tahu ada plang penyitaan di lahan sawit tersebut,” ujarnya.

Dijelaskannya, lahan tersebut milik salah seorang warga Sidomulyo yang sudah lama meninggal dunia. Sedangkan untuk mengurus kebun sawit itu di percayakan oleh salah seorang warga sekitar. “Setahu saya punya almarhum pak Imam Muhayat, yang ngurus kebun orang sini, sering ditanami jagung,” kata dia.

Terpisah, Jaksa KPK Sobari Kurniawan mengungkapkan, para penyidik terus menyita beberapa aset Zainudin Hasan hingga pelimpahan berkas tahap kedua yang dijadwalkan minggu depan. Meski demikian, kata Sobari, aset-aset tersebut sudah terdata. “Itu kan (aset) sudah ter-cover semua dan ada sudah list-nya,” bebernya.

Saat ditanya apakah yang dimaksud tercover Rp56 miliar dari hasil penyitaan aset, Sobari tidak bisa menjelaskan secara rinci. Namun, KPK terus mengejar aset-aset Zainudin selama menjabat sebagai Bupati. “Nggak mesti harus Rp56 miliar. Kalau kelebihan menyitanya, akan dikembalikan,” kata Sobari.

Baca Juga: Ini Total Uang yang Diterima Zainudin Hasan dari Agus Bhakti Nugroho, Nilainya Fantastis!

Sejauh ini, Sobari mengaku belum mengetahui jumlah total aset Zainudin yang sudah disita. Jika aset yang disita kurang dari jumlah kerugian negara, dimungkinkan KPK akan menyita rumah mewah milik Zainudin Hasan. Jika masih kurang, itu akan dibebankan menjadi uang pengganti.

Sebelumnya, KPK menyita sejumlah aset terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang Zainudin Hasan. Aset yang disita adalah pabrik aspal PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) berikut tanah di atasnya yang ditaksir senilai Rp6 miliar.

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, KPK telah melakukan penyitaan tanah yang di atasnya berdiri perusahaan aspal Mix Plant PT Krakatau Karya Indonesia (KKI) yang berada di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.

Selain itu, KPK juga sudah melakukan penyitaan tanah milik Zainudin Hasan yang berada di Kecamatan Sidomulyo dan Candipuro. Penyidik KPK sudah memasang plang penyitaan lahan yang berada di Desa Rawaselapan, Kecamatan Candipuro dan Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo tersebut. Di atas lahan yang disita tersebut, terdapat bangunan bekas penggilingan padi. (Kardo/Lp/Trb)

Baca Juga: KPK Bakal Lelang Aset-aset Zainudin Hasan

Berita Terkait : Zainudin Bayar Rp2,5 M untuk DPRD Lamsel..

Facebook Comments