Beranda Nasional

Dibantu PRT, Maling di Bekasi Gasak Uang Rp2 M dan Emas 1,2 Kg

60
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-02/sibuk-garap-sawah-tiga-rumah-warga-lamtim-dibobol-maling-01.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bekasi – Polisi menangkap 4 dari 6 orang komplotan pencuri emas dan uang miliaran dengan nilai total Rp 2,9 miliar di Bekasi. Salah satu pelaku merupakan pembantu rumah tangga (PRT) korban.

“Korban mengalami kerugian uang tunai Rp 2.200.000.000 dan perhiasan emas dengan total sekitar 1,2 kg senilai Rp 700 juta,” kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito dalam keterangannya, Selasa (27/11/2018).

Rizal mengatakan pencurian ini berawal dari MS yang merupakan asisten rumah tangga korban bekerja sama dengan pelaku R dan memberikan informasi tentang rumah korban. MS memberitahu bahwa korban S mempunyai harta benda berupa uang tunai dan emas yang disimpan di dalam tas.

Kemudian, R bersama H, N, IF, dan A mendatangi rumah korban di Jalan Buwek RT 02/20, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (22/9) pukul 21.00 WIB. R dan A masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat pohon mangga, H dan N mengawasi situasi dari luar, sementara IF mengumpulkan barang curian.

“Pelaku (R dan A) merusak pintu kamar korban dengan menggunakan obeng. Pelaku membuka lemari korban dan mengeluarkan tas yang berisi uang tunai dan emas. Setelahnya pelaku memindahkan uang dan emas ke dalam plastik dan membawanya keluar,” ujar Rizal.

Pelaku pun membawa kabur uang tunai senilai Rp 2,2 miliar serta perhiasan emas seberat 1,2 kg dengan nilai Rp 700 juta.

Polisi akhirnya menangkap MS di Tambun, pada Senin (1/10). Dari keterangan MS, polisi lalu menangkap R di Purwokerto, Jumat (5/10) serta H dan IF di Purbalingga, Sabtu (6/10).

Sejumlah barang bukti disita polisi dari para pelaku berupa uang tunai senilai Rp 301.000.000, 12 gelang emas, 2 cincin emas, 2 kalung emas, 1 unit kendaraan Honda Jazz, 1 unit motor ninja 250r, 1 motor Honda Beat, 1 ponsel Samsung, 1 ponsel OVO.

Para pelaku dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara dua pelaku lainnya, A dan N masih diburu.

“A dan N masih dicari,” ujarnya. (Detik)

Facebook Comments