Pembangunan 8 Puskesmas di Lambar Capai 80 Persen

66
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lambar, Mat Suhyar. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Realisasi pelaksanaan pembangunan ke-8 gedung puskesmas di Lampung Barat (Lambar) hingga minggu pertama Nopember lalu baru mencapai 70-80 persen.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lambar, Mat Suhyar, menjelaskan bahwa  berdasarkan hasil monitoring pihaknya di pekan pertama Nopember lalu, pelaksanaan pembangunan 8 gedung puskesmas di Lampung Barat itu telah mencapai 70-80 persen.

“Saat ini pelaksanaannya rata-rata dalam proses finishing saja,” kata Mat Suhyar.

Dia menambahkan, ke-8 puskesmas yang sedang dibangun itu adalah Puskesmas Liwa, Puskesmas Batubrak, Puskesmas Kenali, Puskesmas Lumbok Seminung, Puskesmas Srimulio (Suoh), Puskesmas Bandarnegeri Suoh, Puskesmas Sumberjaya dan Gedungsurian.

Masing-masing Puskesmas dibangun dua unit gedung terdiri satu unit berlantai 1 dan 1 unit berlantai dua. Pelaksanaan pembangunan bersumber dari DAK TA 2018 dengan nilai pembangunan bervariasi mulai dari Rp1-5 miliar/puskesmas bergantung dengan ukuran luasnya.

Pihaknya menargetkan di akhir November atau sebelum masa kontrak selesai pada 25 Nopember mendatang, pelaksanaan pembangunan gedung puskesmas di 8 lokasi itu sudah selesai.

“Kalau melihat perkembangan pelaksanaannya saat ini maka akhir November ini diperkirakan sudah selesai sebab saat ini prosesnya sudah memasuki tahap finishing,” kata Mat Suhyar.

Keyakinan itu, kata dia, dikarenakan sampai saat ini belum ada pihak kontraktor yang memberikan informasi untuk meminta perpanjangan kontrak. Selain itu lanjutnya, jika pelaksanaannya tidak selesai tepat waktu sesuai kontrak maka pihak pelaksana akan merugi sebab harus membayar denda sebesar 1/1000/hari dari nilai kontrak.

Mat Suhyar berharap, meskipun masa kontrak tinggal sekitar 12 hari lagi namun pihaknya meminta proses pengerjaan finishing yang saat ini masih berlangsung agar dilaksanakan dengan baik dan maksimal agar tidak mengurangi kualitas bangunan. (Lp)

Tanggapan Anda: