Beranda Daerah Lampung Lampung Barat

Pertama Kali, Program Keserasian Sosial Bergulir di Lampung Barat

278
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Foto bersama Forum keserasian Sosial pekon Sebarus. Foto: Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Kabupaten Lampung Barat di bawah Komando Bupati Parosil Mabsus melalui Dinas sosial dan forum keserasian sosial melaksanakan kegiatan yang bersumber dari kementerian sosial melalui Program Keserasian Sosial.

Pelaksanaan Program keserasian sosial di kabupaten Lampung Barat, yang pertama telah telaksana dengan realisasi pembangunan pagar makam Jungku Kotaraja Pekon Sebarus Kec. Balik Bukit.

Pada acara pembinaan Forum keserasian sosial sekaligus peresmian taman makam jungku Kotaraja di lingkungan Masjid Al-Istiqomah Pekon Sebarus Jum’at (21/11/2018). Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat Danang Hari Suseno dalam sambutannya menyampaikan keserasian sosial adalah Tata kehidupan sosial yang dilandasi semangat saling menghargai, saling menghormati antar warga dan antar komunitas masyarakat lokal.

“Hubungan mutualisme yang saling membutuhkan, saling bergantung, saling menerima dan memberi dengan berinteraksi secara rutin dan terus menerus serta hidup rukun tanpa adanya konflik dengan berpijak pada rasa saling menghargai, dalam penerapan kehidupan bermasyarakat” Ujar Danang.

Foto bersama Forum keserasian Sosial pekon Sebarus, (Doc: Dinas Sosial Lambar)

Lebih lanjut Danang menjelaskan Fungsi Keserasian sosial untuk pembauran dalam sistem kehidupan bersama dan mempercepat pencapaian tujuan bersama yaitu hidup dalam sistem kerukunan yang berdampingan secara damai, mempercepat proses adaptasi serta memelihara dan memantapkan keharmonisan sosial yang bertumpu pada semangat non diskriminasi, kesamaan hak dan kewajiban, kesepakatan bersama, non prasangka dan berkelanjutan.

Danang berharap dengan diresmikannya Makam Jungku Kotaraja Pekon Sebarus, yang merupakan Bantuan dari Kemerian Sosial RI, agar pembangunan pagar ini senantiasa di jaga, agar bisa bertahan lama, sehingga dapat bermanfaat untuk generasi mendatang. Serta menjadi ujud kerukunan masyarakat dalam bermasyarakat, Tutup Danang. (Satoris)

 

Facebook Comments