Beranda Politik

Dua Caleg Kota Bandar Lampung Diduga Lakukan Money Politik

779
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/ilustrasi-uang_20180225_125127.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung mulai memproses dugaan politik uang yang dilakukan dua Caleg DPRD Kota Bandar Lampung. Kedua Caleg itu berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Komisioner Bawaslu Bandar Lampung Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, Yahnu Wiguno Sanyoto mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang berkonsultansi dengan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bandar Lampung terkait laporan dari masyarakat soal dugaan politik uang yang dilakukan salah satu Caleg PAN di Dapil IV (Tanjungsenang, Sukabumi, Sukarame).

“Hari ini kita mengadakan pertemuan dengan Gakkumdu untuk membahas laporan masyarakat atas adanya Caleg PAN yang membagikan uang dan bahan kampanye. Yang melaporkan ini juga istri dari anggota DPRD Kota Bandar Lampung,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Bawaslu, Rabu (12/12/2018).

Yahnu menerangkan, menurut keterangan pelapor, pembagian uang dan alat peraga kampanye tersebut dilakukan saat pelapor mengikuti arisan.

“Kalau dari keterangan pelapor kejadiannya itu pada Sabtu, 1 Desember 2018 lalu. Nah karena dibagikannya di forum arisan, maka difoto oleh pelapor,” kata dia.

Untuk itu, Bawaslu akan melakukan pembahasan dengan Gakkumdu sambil menunjukkan bukti berupa foto dan salah satu bahan kampanye yang dibagikan oleh Caleg PAN tersebut.

“Ini akan kita bahas di Gakkumdu dan masih menunggu dari penyidik dan Kejaksaan. Karena ini kan laporan dari masyarakat. Untuk bukti kita tunjukkan berupa foto Caleg saat membagikan uang dan salah satu bahan kampanye,” ungkapnya.

Selain itu, Bawaslu juga menemukan dugaan politik uang yang dilakukan Caleg dari PKB dengan membagikan uang dan bahan kampanye. Ini adalah hasil temuan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Panjang dan saat ini tengah dilakukan investigasi oleh Panwaslu setempat.

“Kita akan memanggil Panwaslu Kecamatan Panjang ke Bawaslu pada Jumat nanti. Yang jelas untuk nama calegnya saya belum tahu, tapi kalau partainya dari PKB, karena masih dilakukan investigasi,” ujarnya.

Yahnu mengatakan, untuk kedua Caleg tersebut apabila terbukti akan dikenakan sanksi adminstrasi dan juga sanksi pidana Pemilu. “Iya kalau terbukti semua, ada dua sanksinya, kalau administrasinya karena mereka membagikan bahan kampanye tidak ada STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan). Pidana pemilunya karena politik uang,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candrawansah mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti terkait laporan temuan dugaan pelanggaran tersebut. “Yang jelas yang melapor itu adalah masyarakat, karena saat pemberian (uang) pelapor ada di lokasi dan difoto oleh pelapor,” kata dia. (Sule)

Facebook Comments