Warga Masih Berduka, Tiba-tiba Beredar Kabar akan Terjadi Gelombang Tsunami Susulan
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Warga di wilayah pesisir teluk, Bandar Lampung, yang mengungsi semakin panik menyusul beredarnya informasi di media sosial (medsos) yang menyebutkan bahwa akan ada gelombang tsunami menerjang wilayah Cilegon, Serang dan Bandar Lampung.
Para warga pun semakin ketakutan dengan adanya informasi yang beredar tersebut di medsos. Dimana dalam isi pengumuman tersebut menyebutkan "Dari pihak BMKG sudah memprediksi bahwa nanti malam sekitar jam 1 yang akan terkena dampak tsunami adalah Cilegon, Serang, Bandar Lampung dan berstatus siaga satu, mohon warga diharapkan waspada dan terus berdoa, terimakasih"
Seperti yang diungkapkan Ketua Forum RT Sukaraja, Rebo Kliwon. Sampai saat ini, ia pun belum mengetahui apakah informasi tersebut benar atau tidak.
"Setelah saya berkoordinasi dengan RT se-Sukaraja dan Bumi Waras, Bandar Lampung, warga masih mengungungsi. Mereka (warga) sebagian belum ada yang berani pulang karena beredarnya informasi di media sosial bahwa akan ada gelombang tsunami jam 1 malam," kata Rebo kepada Kupastuntas.co, Minggu (23/12/2018).
Ia pun mempertanyakan apakah benar pengumuman tersebut dikeluarkan dari pihak BMKG atau informasi tidak benar alias hoax.
"Warga saya masih ketakutan dengan beredarnya informasi tersebut. Tolong pihak BMKG menginformasikan lebih lanjut apakah benar pengumuman yang beredar tersebut," ujarnya.
Rebo berharap pihak BMKG terus meng-update informasi terbaru supaya warga di sekitaran teluk tidak panik.
"Saya berharap BMKG ada informasi-informasi ter-update, supaya warga tenang dan tidak panik," harapnya.
Sementara itu, dari pihak BMKG belum bisa dikonfirmasi, pesan whatsapp yang dikirimkan belum mendapat balasan. (Oscar/Wanda).
Berita Lainnya
-
Sudin Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan dan Cerdas Bermedia Sosial
Selasa, 06 Januari 2026 -
Sopian Sitepu: KUHP Baru Tegaskan Pemidanaan yang Manusiawi dan Kontekstual
Selasa, 06 Januari 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara 1 dan 2 Lomba Video Edukasi Kreatif Nasional ANFEST 2026
Selasa, 06 Januari 2026 -
Dipicu Hilangnya Speaker, Pemuda Pesisir Barat Dianiaya di Kos-kosan Bandar Lampung
Selasa, 06 Januari 2026









