Pengungsi di Kantor Pemprov Lampung Berangsur Kembali ke Rumah
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Masyarakat terdampak tsunami yang mengungsi di komplek kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berangsur kembali ke rumahnya masing-masing sejak tadi pagi pukul 07.00 WIB.
Namun masih ada beberapa masyarakat lainnya yang memilih untuk menetap di pengungsian sampai merasa kondisi benar-benar aman.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni mengatakan sebagian besar pengungsi merasa khawatir karena termakan isu yang tak terbukti kebenarannya terkait akan terjadinya tsunami pukul 01.00 dini hari tadi, sehingga masyarakat ke bali ke rumah.
"Berangsur mulai kembali ke rumahnya masing-masing. Ada beberapa di antara masyarakat yang mengungsi kondisi rumahnya sudah tak layak huni, namun saling bergotong royong bersama warga lainnya untuk membangun kembali rumah yang rusak," ujar Sumarju di dapur umum Pemprov Lampung, Senin (24/12/2018).
Dia mengajak seluruh masyarakat terdampak tsunami untuk tetap tenang menghadapi musibah serta memiliki keyakinan dengan saling berdoa semoga tak terjadi peristiwa yang lebih besar.
Ia berharap pada kondisi normal seperti ini masyarakat punya kepercayaan diri dan kewaspadaan tinggi serta keyakinan tak terjadi apa-apa sehingga pihaknya bisa memperkuat penanganan bencana tsunami di wilayah yang paling terdampak seperti di Lampung Selatan, Ketapang dan pulau Legundi.
"Tingkatkan kewaspadaan sehingga warning sistem atau tanda-tanda terjadinya bencana tsunami betul-betul kita kuasai sehingga kita bisa segera menyelamatkan diri. Namun yang utama apapun yang terjadi harus disikapi dengan tenang," katanya. (Erik)
Berita Lainnya
-
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Isu Kenaikan Harga BBM Picu Antrean di Sejumlah SPBU Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lampung Siapkan 7.855 Siswa Ikuti Kelas Migran Vokasi, 475 Peluang Kerja di Jepang Menanti
Selasa, 31 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRIN, Akselerasi Inovasi dan Riset Berkelanjutan
Selasa, 31 Maret 2026








