Beranda Bandar Lampung

Pemilih Disabilitas di Lampung Capai 6.632 Jiwa

62
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

 

https://www.kupastuntas.co/files/berita-daerah-lampung/pesawaran/2018-03/jelang-pilkada-kpu-pesawaran-tegaskan-penyandang-disabilitas-berhak-gunakan-hak-pilih-01-1.jpg
pemilih disabilitas yang mencapai 6.6321 jiwa. foto :IST/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung telah mencatat jumlah pemilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang untuk Provinsi Lampung berdasarkan Data Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 6.074.137 pemilih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.632 merupakan pemilih disabilitas.

Komisioner KPU Lampung Divisi Data, Handi Mulyaningsih, mengatakan, untuk jumlah pemilih pemula sebanyak 564.487 jiwa. Dengan banyaknya pemilih pemula dan disabilitas, membuat KPU Lampung harus terus mendorong dan fokus sosialisasi. Terutama kepada anak-anak yang masih bersatatus pelajar SMA.

“Dengan jumlah pemilih pemula sebanyak itu, tentu kita akan lebih fokus sosialisasi pemilu kepada pemilih pemula, dan sosialisasi itu terkait pengenalan demokrasi, pemilu, partisipasi, dan tata cara pemilih,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/1/2019).

Handi berharap, pemilih pemula bisa memilih dengan cerdas dan dapat berpartisipasi dalam pemilu mendatang. Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh peserta pemilu untuk bersama-sama dan mengambil peran dalam sosialisasi pemilu.

Selain itu, lanjut Handi, sosialisasi pendidikan politik juga sangat penting dilakukan untuk pemilih disabilitas agar paham hak-haknya dalam pemilu sebagai hak yang sama dengan yang bukan disabilitas.

Oleh karena itu, pemilih disabilitas juga menjadi fokus penyelenggara pemilu agar memberikan pelayanan yang berfungsi untuk memudahkan disabilitas dalam memberikan hak pilihnya. Misalnya ketersediaan template surat suara tiap TPS, memanggil dengan tulisan bagi yang tuna rungu, menjemput atau mendatangi yang cacat fisik.

“Jadi terkait disabilitas, pelayanannya harus dibedakan karena kondisinya. Dan itu juga berlaku untuk perempuan hamil dan bawa anak kecil dilayani terlebih dahulu dan yang sudah renta dilayani dengan baik dan didahulukan apabila mereka mengantri,” kata dia. (Sule)

Facebook Comments