• Senin, 09 Desember 2019

ICW dan Bambang Widjoyanto Dicoret dari Daftar Panelis Debat Pilpres 2019

Sabtu, 05 Januari 2019 - 09.46 WIB - 0

Penulis

Kupastuntas

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Nama mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo ditarik dari daftar panelis debat calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2019.

Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, penarikan dua calon panelis ini merupakan permintaan dari tim kampanye pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02.

"Ada dua nama, yakni Pak Adnan (Topan Husodo) dan Pak Bambang Widjojanto, masing-masing itu diusulkan oleh paslon 01 dan 02," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (4/1/2019) malam.

"Paslon 01 dan 02 pada rapat tadi memutuskan untuk mengurangi satu panelis usulan mereka sendiri. Nah yang dikurangi adalah Pak BW dan Pak Adnan," kata dia.

Wahyu mengatakan, penarikan kedua nama calon panelis ini telah disepakati kedua tim kampanye, baik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengatakan bahwa dia dan lembaganya baru saja dicoret dari panelis debat pertama Pilpres 2019 secara mendadak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kabar mengejutkan baru saja tiba, ICW dicoret dari panelis debat pertama capres, padahal besok adalah rapat pertama panelis. Alasan KPU, keputusan mendadak ini kesepakatan tim paslon 1 dan paslon 2," kata Adnan dalam unggahan di media sosialnya, dikutip Jumat (4/1).

"Mengejutkan karena mendadak, meski kami selalu paham politik itu sangatlah dinamis," kata Adnan.

Meski mendapatkan konfirmasi pembatalan secara mendadak, Adnan memilih tak menduga apa pun dan hanya memenuhi undangan KPU untuk berpartisipasi dalam debat Pilpres 2019.

"Kami sangat terbuka terlibat, jika pun tidak, kami tetap memiliki peran yang sama tanpa diminta oleh siapapun." katanya.

ICW sebelumnya dipastikan menjadi panelis debat pertama yang akan diselenggarakan di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, 17 Januari 2018 mendatang. Adnan merupakan satu dari delapan panelis pada debat tersebut.

Tema debat yakni terkait isu hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

Mereka panelis yang tersisa adalah pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana, mantan ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, pakar tata negara Bivitri Susanti, dan pakar tata negara Margarito Kamis. (cnn/Tribunnews)

  • Editor : Mita Wijayanti