Beranda Bandar Lampung

Dinas Pertanian Bandar Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah

78
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung, Agustini. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Terbatasnya lahan pertanian di Kota Bandar Lampung bukan berarti bahwa masyarakat Bandar Lampung sama sekali tak bisa melakukan kegiatan pertanian seperti menanam sayuran dan buah-buahan.

Sejak tahun 2010 lalu, Dinas Pertanian (Distan) Kota Bandar Lampung memiliki program untuk mengajak masyarakat Kota Tapis Berseri memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian.

“Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam buah-buahan atau sayuran, selain untuk konsumsi sendiri, tentunya bisa untuk menambah penghasilan apabila dikerjakan dengan tekun dan serius,” kata Kepala Distan Kota Bandar Lampung, Agustini beberapa waktu lalu.

Agustini menerangkan, lahan persawahan di Bandar Lampung hanya sekitar 909 hektare, sangat jauh bila dibandingkan dengan di Kabupaten. Menurutnya, Bandar Lampung masih dapat bersaing dalam bidang pertanian dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan bertani tanaman pangan dan hortikultura. Karena katanya, pertanian bukan hanya terfokus hanya pada penanaman padi saja, tapi juga kepada hasil bumi lainnya.

“Memang halaman rumah warga tidak luas, tapi kalau banyak warga Bandar Lampung yang ikut bertani di halaman rumahnya, luasnya pun bisa berhektar-hektar,” katanya.

Program ini, masih kata Agustini, sudah berjalan cukup lama di 126 Kelurahan se-Bandar Lampung. Untuk mendukung program ini juga, Dinas Pertanian setempat memiliki 37 orang penyuluh pertanian yang bertugas memberi arahan dan membantu masyarakat, mulai dari proses menanam hingga mencapai hasil.

Dirinya berharap, dengan pemanfaatan pekarangan rumah untuk lahan pertanian tersebut dapat membuat ruang hijau yang indah. Kemudian dari hasil pertanian tersebut bisa membatu ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Tidak serta merta dijual. Untuk dikonsumsi sendiri atau saling bertukar dengan tetangga kan bisa menghemat pengeluaran untuk membeli sayuran. Dengan begitu dapat mengurangi biaya pengeluaran dan memberikan pendapatan lebih,” tutupnya. (Farhan)

Facebook Comments