Beranda Bandar Lampung

Bupati Umar Ahmad Lantik Dua Kepala Tiyuh di Kecamatan Way Kenanga

39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Bupati Tubaba Umar Ahmad S.P, Lantik Kepala Tiyuh Indraloka I dan Kepala Tiyuh Indraloka II periode 2019-2025 di lapangan Tiyuh Indraloka Kecamatan Way Kenanga, Selasa (15/1/2019). Foto: Doc Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –┬áBupati Tubaba Umar Ahmad S.P, Lantik Kepala Tiyuh Indraloka I dan Kepala Tiyuh Indraloka II periode 2019-2025 di lapangan Tiyuh Indraloka Kecamatan Way Kenanga, Selasa (15/1/2019) sekira Pukul 09.00 WIB.

“Bupati Umar Ahmad S,P mengucapkan selamat kepada Jumali yang baru saja dilantik menjadi Kepala Tiyuh Indraloka I, dan Nengah Parte, S.Pd sebagai Kepala Tiyuh Indraloka II.

“Kepada Kepala Tiyuh yang dipilih oleh warganya, berarti masyarakat memberikan kepercayaan kepada Kepala Tiyuh untuk memimpin wilayahnya, maka kepada Kepala Tiyuh yang telah dilantik Hari ini untuk benar-benar dapat melaksanakan amanat rakyat dengan sebaik-baiknya,” ucap Umar Ahmad

“Saya mengimbau Kepada kepala Tiyuh untuk dapat menjalankan tugas dan tantangan seorang Kepala Tiyuh dengan sebaik-baiknya, karena saat ini semakin berat dan kompleks, karena harus dapat menjalankan fungsi sebagai pemimpin formal dan informal. Dan juga harus menjalankan roda pemerintahan di Tiyuh yang dipimpinnya,”ungkap Umar Ahmad.

“Sebagai pemimpin informal, Kepala Tiyuh harus dapat menyatu dalam sistem sosial budaya masyarakat setempat, yang berarti pula harus dapat menyelami adat istiadat yang dianut oleh masyarakat. Sementara, sebagai pemimpin formal, Kepala Tiyuh juga harus mampu menyelenggarakan manajemen pemerintahan dan pembangunan yang modern, aspiratif, transparan, efektif, efisien, dan akuntabel,” jelas Umar Ahmad.

“Karena itulah, tidak dapat dipungkiri bahwa Kepala Tiyuh selain dituntut memiliki kemampuan manajerial, juga harus memiliki berbagai pengetahuan dan kemampuan teknis, sehingga akan mampu melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban secara baik, tidak hanya pada aspek-aspek yang menyangkut hubungan sosial kemasyarakatan di wilayah masing-masing, tetapi juga dalam hal pelaksanaan administrasi pemerintahan dan pembangunan,” tambahnya.

Umar Ahmad juga memaparkan, kepala Tiyuh yang ada di daerah ini terjerat hukum karena mengkriminalisasi dana desa, ataupun hal-hal lain yang bertentangan dengan regulasi yang berkenaan dengan tugas, fungsi maupun kode etik yang harus dijunjung tinggi seorang kepala Tiyuh.

“Oleh karenanya, saya juga mengajak para Kepala Tiyuh agar dapat menjaga nilai-nilai kedisiplinan, etika, dan moral, serta selalu mengacu pada tatanan sosial umum yang berlaku.”Paparnya.

Dalam kesempatan itu, Umar Ahmad juga berharap segenap aparatur dan perangkat pemerintahan Tiyuh, dan juga seluruh masyarakat yang ada di Tiyuh, termasuk juga tentunya ibu-ibu kader PKK kiranya dapat mendukung berbagai program kerja yang akan
dilaksanakan oleh Kepala Tiyuh.

“Tentunya sebagai Kepala Tiyuh, memiliki visi dan misi dalam rangka untuk membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat, “Saya yakin dengan berbekal rasa kebersamaan di antara seluruh unsur dan komponen yang ada di Tiyuh, maka Tiyuh pun akan semakin maju dan berkembang sebagaimana yang kita harapkan bersama,” tutup Buapti Umar Ahmad. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments