Beranda Politik

Gugus Tugas Awasi Peserta Pemilu dan Media Massa

22
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
http://www.kupastuntas.co/files/pemilu2019.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Guna menjaga stabilitas pesta demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan bekerjasama dengan Dewan Pers dan Lembaga Penyiaran dalam melakukan pengawasan iklan di media massa yang dimulai pada 24 Maret-13 April 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Bandar Lampung Divisi Hukum, Dedi Triyadi, saat ditemui di Kantor KPU setempat, Senin (14/1/2019).

Dedi mengatakan, pengawasan iklan di media massa dari tingkat pusat sudah ada nota kesepahaman, ditindaklanjuti dengan gugus tugas pengawasan terhadap iklan kampanye tersebut.

Menurut Dedi, cara kerja gugus tugas pengawasan pemberitaan penyiaran dan iklan kampanye adalah melakukan pengawasan di dua wilayah berbeda, yakni terhadap peserta pemilu dan media massa, namun dalam koordinasi yang berada di dalam satu atap.

“Media penyiaran bekerjasama dengan lembaga penyiaran, sedangkan media cetak kerjasama dengan Dewan Pers, dan untuk publik bekerjasama dengan Bawaslu, serta untuk KPU hanya bertugas menindaklanjuti apa saja karena kesepakatan sudah dari pusat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, untuk pemasangan iklan, jadwal yang ada di PKPU No.23 Tahun 2018 dan  jadwal pemasangan iklan yang difasilitasi KPU, mulai dari 24 Maret sampai 13 April 2019, sebelum masa tenang.

“Kita hanya memasang iklan yang difasilitasi oleh KPU. Nah, kalau caleg sekarang ada yang memasang iklan, yang menentukan Bawaslu bahwa hal tersebut melanggar atau tidak, karena Bawaslu yang mengawasi,” jelasnya.

Ditegaskan Dedi, bahwa Caleg tidak boleh memasang iklan, tetapi KPU yang memasang iklan di media masa. Hanya saja untuk desain yang buat peserta pemilu, sedangkan untuk ukuran dan durasi iklan sudah ditentukan dalam PKPU 23 Tahun 2018.

“Jadi mereka (Peserta Pemilu) juga dilarang memasang iklan, KPU yang memasang iklan perpartai bukan percaleg, tetapi semua caleg tertera, Jadi partai A dari dapil 1 sampai dapil 6,” tandasnya. (Sule)

Facebook Comments