Semakin Sadis, Ibu dan Anak Balitanya Menjadi Korban Pembegalan di Gunung Sugih

390
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Leni dan putranya menjadi korban pembegalan, dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di RSUD Demang Sepulau Raya. Foto : Towo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Tindak kejahatan di jalur lintas Sumatera kembali terjadi, tepatnya di sekitar pom bensin Pemanggungan Gunung Sugih.

Akibat mempertahankan motor miliknya, Leni Fitri (33) warga kampung Bumi Rahayu kecamatan Bumi Nuban, dan anak lelakinya Alatar berusia 2,5 tahun harus menderita luka memar di muka, kaki serta kepala akibat diterjang dan terjatuh di jalan raya.

“Saya dari rumah ibu di Bandar Jaya mau pulang ke Bumi Rahayu, sampai Panggungan saya di pepet dari sebelah kiri oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor Honda Revo tanpa plat, lalu menarik tas saya saat keadaan motor lagi jalan dan lalu saya di tendang hingga jatuh dan anak saya mental kebelakang tertimpa motor,” terang Leni Selasa (15/1/19).

Setelah berhasil mendapatkan tas, lanjut Leni kedua pelaku lalu melarikan diri ke arah Bandar Lampung.

“Didalam tas itu ada STNK motor Beat, KK, KTP suami-istri dan uang senilai Rp 30.000. Saya coba minta tolong sama orang yang lewat tapi tak ada yang berani mengejar pelaku yang kabur,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut kedua nya menderita luka-luka dan sang anak harus menjalani perawatan di RSUD Demang Sepulau Raya akibat luka sobek di bagian kepalanya. (Towo)

Tanggapan Anda: