Ditantang Jaksa KPK, Wahyu Lesmono Ketar-ketir
Kupastuntas.co, Bandar Lampung -Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho menantang Ketua DPD PAN Bandar Lampung Wahyu Lesmono untuk berkata jujur ketika dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dugaan kasus fee proyek Dinas PUPR Lampung Selatan.
Taufiq Ibnugroho saat itu ingin mengetahui berapa penerimaan uang yang mengalir ke Wahyu Lesmono melalui Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan, Syahroni.
"Anda jujur saja. Kami semua sudah punya buktinya. Jangan sampai nanti duduk di kursi sana sebagai tersangka," ujar Taufiq Ibnugroho di Pengadilan Tipikor Tanjung Karang, Kamis (17/1/2019).
"Iya benar Pak Jaksa. Tapi bukan Rp1,5 miliar," jawabnya.
"Jadi berapa uang yang anda terima dari Syahroni di 2017?" tanya Taufiq Ibnugroho.
"Hanya Rp1,4 miliar aja," kata Wahyu Lesmono.
Setelah mendapat jawaban tersebut, jaksa KPK lainnya Ali Fikri mengungkapkan rasa jengkelnya.
"Tadi anda bilang tidak ada penerimaan uang mengenai komitmen fee proyek di 2017. Kok sekarang jadi ada? Tolong yang jujur saja," ucap Ali Fikri.
Kemudian Ali Fikri ingin mengetahui lebih jauh mengenai penerimaan uang tersebut.
"Angka Rp1,4 miliar itu dari mana? Berapa nilai total proyek yang anda dapat saat itu?" cecar Ali Fikri.
"Rp7 miliar. Itu total harga proyeknya Pak Jaksa," imbuh Wahyu Lesmono.
Pantauan di lokasi sidang yang masih berlangsung, Wahyu Lesmono disandingkan bersama 5 saksi lainnya. Di antaranya, Gilang Ramadhan, Bobby Zulhaidir, Abdi Wiranegara, Syahroni, Rusman Effendi.
Mereka merupakan saksi dari dua orang terdakwa Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara. (Kardo)
Berita Lainnya
-
Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Selasa, 21 April 2026 -
Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Selasa, 21 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
Selasa, 21 April 2026 -
Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Selasa, 21 April 2026








