Beranda Ekonomi

BFI Finance Tutup Pengundian Nasional UBER Milyaran 2018 di Kota Tapis Berseri

33
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
BFI Finance Tutup Pengundian Nasional UBER Milyaran 2018 di Kota Tapis Berseri. Foto: Erik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung –
Setelah sukses menggelar rangkaian UBER Milyaran 2018 di 14 kota di Indonesia sejak setahun yang lalu, PT. BFI Finance Indonesia Tbk. (BFI Finance) rampungkan pengundian nasional di Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan di Mal Boemi Kedaton (MBK) pada Sabtu (19/1/2019).

Adapun undian hadiah spektakuler yang telah disiapkan BFI Finance berupa Honda CR-V 7-Seater, Mitsubishi Xpander, Yamaha NMAX, dan logam mulia 10 gram. Pengundian akan dimulai pukul 19.00 WIB.

Dalam pengundian UBER Milyaran 2018 periode akhir nasional ini, delapan nama konsumen BFI Finance keluar sebagai pemenang. Mereka yang beruntung adalah para konsumen yang melakukan pembiayaan dalam rentang waktu 1 Januari sampai 31 Desember 2018 dengan rekam jejak yang bagus atau tidak pernah lewat jatuh tempo (past due).

Direktur Operasional & SDM BFI Finance, Andrew Adiwijanto dalam sambutannya pada konferensi pers UBER Milyaran BFI Finance di MBK menyampaikan, penarikan undian sebanyak lebih dari 310.000 kupon dilakukan secara acak menggunakan sistem komputer sehingga seluruh peserta undian mendapat kesempatan yang sama untuk menang.

Andrew menjelaskan, UBER Milyaran merupakan salah satu program yang terselenggara sejak 2015 sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasih BFI Finance kepada masyarakat yang telah memilih dan mempercayakan BFI Finance sebagai mitra solusi keuangannya.

“BFI Finance berterima kasih kepada semua masyarakat di seluruh Indonesia yang telah mempercayai produk pembiayaan kami sebagai mitra solusi keuangannya. Apa yang kami berikan adalah bentuk apresiasi kami yang sebesar-besarnya bagi Anda semua,” ujar Andrew.

Lebih lanjut ia mengatakan, BFI Finance mencatat kinerja yang positif hingga triwulan-Ill 2018. Perusahaan menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp12,7 triliun atau 24,2 persen lebih tinggi dari periode yang sama di 2017. Dari nilai pembiayaan baru tersebut, pembiayaan mobil bekas masih mendominasi dengan komposisi nilai pembiayaan sesar 68 persen.

Di tempat yang sama, Area Manager Wilayah Lampung Tommy Wijaya Tjhang mengungkapkan, Provinsi Lampung hingga September 2018, BFI Finance mencatat pertumbuhan kontrak 18,16 persen. Pertumbuhan kontrak tersebut juga diringi jumlah kontrak lebih dari 7.000 dengan nilai pembiayaan baru di Provinsi Lampung sebesar Rp336,4 miliar.

“Pembiayaan baru tersebut didominasi oleh pembiayaan mobil bekas sebesar hampir 85 persen,” ujar Tommy. (Erik)

Facebook Comments