Beranda Daerah Lampung Lampung Barat

Lampung Barat Masih Kekurangan Pegawai Negeri Sipil

38
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Akmal Abdul Nasir menuturkan bahwa Pemkab Lambar masih kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kekurangan pegawai tersebut salah satunya disebabkan banyaknya pegawai yang pensiun dalam setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan Aan sapaan akrab Akmal Abdul Nasir kepada Kupastuntas.co melalui sambungan selulernya, Minggu (20/1/2019). Ia menjelaskan jika secara umum sangat membutuhkan, namun skala prioritas karena semua harus berjenjang.

“Semua membutuhkan berdasarkan kebutuhan daerah, terutama fungsional guru, kesehatan dan tidak terlepas juga untuk tenaga administrasi, bisa teknik pembangunan, sosial dan masih banyak lainnya,” kata Aan.

Dijelaskannya, kebutuhan pegawai secara tidak langsung jika melihat data yang ada masih kekurangan. Sehingga dengan adanya kekurangan itu kita berhak mengajukan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Kalau terkait disetujui atau tidaknya itu wewenang pusat, yang jelas prosedur akan kita laksanakan semua, akunya.

“Kita kekurangan pegawai sebanyak 1.633 diantaranya Guru, kesehatan dan tehnis. Sedangkan yang pensiun pertahunnya rata-rata di atas 50 orang pegawai. Tapi kembali lagi untuk realisasinya semua tergantung sama pusat. Tapi semua berproses, hanya bicara waktu nya saja,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Aan mengimbau agar seluruh ASN di kabupaten yang berjuluk bumi beguai jejama sai betik ini tidak ikut-ikutan masuk dalam ranah politik, mengingat tahun 2019 ini merupakan tahun politik terlebih akan digelarnya Pemilu serentak untuk pertama kalinya.

“Kita mengimbau agar tidak ada ASN yang masuk ranah politik, sesuai petunjuk pusat bahwa ASN harus bertindak netral dan aturan itu sudah baku, jadi tidak ada tawaran lagi sehingga ini memang harus ditaati tidak boleh dilanggar. Jika ada yang terbukti melanggar tentunya akan kita beri sanksi tegas,” pungkasnya. (Iwan)

 

Facebook Comments