Beranda Daerah Lampung Way Kanan

Memprihatinkan, Jalan Provinsi di Blambangan Umpu Way Kanan Rusak Parah

133
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kondisi jalan Provinsi di Dusun Kayu Ujan Way Kanan. Foto : Sandi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan –┬áPembangunan jalan provinsi penghubung Kecamatan Blambangan dan Kasui tidak merata seutuhnya sepanjang lebih kurang 3 km, kondisi badan jalan sangat memprihatikan selain berlubang badan jalanpun rusak parah, kondisi ini diperparah dengan sering lewatnya mobil bermuatan sawit yang melebihi tonase. Lokasi persisnya yaitu di Jalan penghubung dua kecamatan, tepatnya di Kampung Gistang Utara Dusun Kayu Ujan Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, Minggu (20/01/2019).

Hendra (35) warga sekitar mengatakan, “di daerah ini jalannya mengalami rusak parah. Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya curah hujan seperti sekarang. Terjadi genangan air cukup dalam, akibatnya masyarakat sekitar harus berhati-hati ketika melintasi jalan ini sedangkan sepanjang jalan penghubung ini dari km 17 sampai Kasui sudah diperbaiki,” Jelasnya.

“Hanya jalan ini saja yang tidak di perbaiki sekitar lebih kurang 3 km dari Dusun Kayu Ujan, depan SDN 2 Gistang sampai depan SMPN 3 inpres yang mengalami kerusakan yang cukup parah, sedangkan jalan ini masih satu arah. Kami sebagai warga di sini sempat heran kenapa jalan ini tidak diperbaiki,” Tambah Hendra.

Kondisi jalan Provinsi di depan SDN 2 Gistang. Foto : Sandi/Kupastuntas.co

Di tempat terpisah Endi (32) mengatakan, jalan ini merupakan akses jalan satu-satunya yang terdekat menghubungkan Kecamatan Blambangan Umpu dan Kasui. Pembangunan jalan Provinsi ini pengerjaan pertama di tahun 2017 dari km 17 ke Gistang Selatan sampai Kasui, dan pengerjaan kedua di lanjutkan di tahun 2018 dari km 20 sampai Bali Rejo sedangkan di dusun Kayu Hujan tidak diperbaiki sampai selesai pengerjaan kedua.

“Jalan ini tidak kunjung di perbaiki hinga sekarang, kami sempat bertanya kepada beberpa pekerja sebelum mereka menyelesaikan pekerjaan jalan tapi merekapun tidak tau mengapa jalan tersebut tidak diperbaiki bahkan kondisi jalan ini kerusakannya lebih parah dibanding dengan jalan yang mereka perbaiki,” ujarnya.

Jika tidak cepat di perbaiki jalan ini akan semakin hancur dan pembangunan yang telah menghabiskan dana milyaran ini tidak dapat dinikmati seutuhnya oleh masyarakat, disebabkan oleh jalan yang tidak di perbaiki hanya lebih kurang 3 km.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah Provinsi dapat mengatasi jalan yang rusak ini agar ke depan dapat dilalui dengan baik,” terangnya. (Sandi)

Facebook Comments