Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

DPRD Tubaba Dukung Polres Usut Tuntas Kasus Dugaan Tipikor Dana Desa Toto Wonodadi

132
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi.

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –¬†Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendukung langkah preventif Aparat Kepolisian Polres Tulangbawang dalam rangka mengusut tuntas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap pengelolaan Dana Desa Tiyuh Toto Wonodadi Kecamatan Batu Putih yang berkas perkaranya memang sudah ditangan polres.

Hal ini disampaikan oleh Saiful Muhdofi, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Tubaba saat dihubungi melalui ponselnya. Selasa (22/1/2019). Ia menjelaskan, pihaknya tengah menyoroti persoalan realisasi Dana Desa Tiyuh Toto Wonodadi lantaran mendapatkan laporan dari Kepalou Tiyuh yang baru.

“Terkait tiyuh Toto Wonodadi telah dipanggil dan diundang untuk hearing oleh komisi A terkait dana desa,” kata dia.

Saiful menjelaskan, pada bulan Desember tahun 2018 kemarin pihaknya telah melakukan croscheck ke Tiyuh Toto Wonodadi setelah menerima laporan.”Bulan Desember yang lalu kami sudah berkunjung ke sana (Toto Wonodadi) terkait transisi pemerintahan tiyuh Toto Wonodadi dari kepalou yang lama dan kepalou yang baru,” jelasnya.

“Jadi ada beberapa hal yang harus dilakukan, salah satunya pemindahan buku kas rekening dari buku lama ke buku yang baru, dan yang kedua sampai dengan akhir 2018 kemarin ini progres kegiatan tiyuhnya harus sudah selesai,” sambung Saiful.

Tetapi, lanjut dia, waktu saat Komisi A kunjungan, waktu itu pemindahan buku kas belum dilakukan. “Dan waktu awal Desember itu banyak pekerjaan yang belum terselesaikan dan kita tanyakan sudah sejauh mana progres penyelesaiannya, dan ternyata pekerjaan itu tahun 2018 itu belum terselesaikan,” paparnya.

Disinggung mengenai kegiatan pembangunan di tahun 2017 yang hingga kini belum diselesaikan, Saiful membenarkan hal tersebut. “Jika info laporan resmi ke DPRD belum ada, tetapi menurut info dari P3MD dan pendamping itu infonya ada juga pekerjaan 2017 yang belum terselesaikan kalau tidak salah drainase dengan TPT, tetapi infonya sudah selesai namun kurang beberapa ratus meter gitu,” ujar dia.

Saat ditanya soal Dana Desa Tiyuh Toto Wonodadi yang sudah diproses secara hukum di Polres Tulangbawang, Saiful mengaku belum mendengar informasi tersebut. Namun, pihaknya mendukung Aparat Kepolisian Polres Tulangbawang untuk mengusut kasus itu  hingga tuntas.

“Kita belum tahu kalau sudah sampai di Polres yang tahun 2017, karena waktu kita kunjungan itu kita fokusnya di tahun yang 2018. Jika memang ada yang melanggar aturan sesuai dengan porsinya masing-masing jika memang sudah masuk ke ranah hukum ya silakan saja di proses,” tegas Saiful.

“Jadi agenda untuk besok (Rabu) hearing yang kita bahas tentang transisi yang 2018 dan awalnya itu ada aduan dan keluhan, Kepalou tiyuh baru tidak terima apa-apa jadi berdasarkan itu kita kunjungan kesana mengecek kebenaran,” tukasnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments