Beranda Daerah Lampung Pesawaran

Lakukan Penipuan dengan Mengaku Anggota Polri, Oknum PNS Lampura Ditangkap

225
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Pesawaran – Bahren Renra (52) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga perum Kota Alam Permai, Desa Kota Alam, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, berhasil dibekuk polisi lantaran melakukan aksi penipuan dan penggelapan terhadap korban Tusiman (56) Warga Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardiyanto Sunggoro, Minggu (27/1).

“Ya, kita amankan seorang PNS yang mengaku sebagai anggota Polri untuk melakukan aksi penipuan,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaku menjalankan aksinya terhadap korban dengan menjanjikan bisa meluluskan anak korban menjadi PNS. “Kejadian itu terjadi pada hari Senin (21/1), sekira pukul 14.00 WIB di rumah korban, di desa Sungai Langka, telah terjadi TP penipuan dan penggelapan dengan cara pelaku mengaku sebagai anggota polri dan menjanjikan untuk menolong anak korban menjadi PNS Polri dengan meminta uang sebesar Rp30 juta,” ujarnya.

Kemudian, sambungnya, pelaku kembali minta uang tambahan kepada korban. “Korban ini sempat merasa curiga, karena empat hari kemudian pelaku minta uang lagi sebesar Rp5 juta, hingga akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Gedongtataan,” sambungnya.

Berbekal laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. “Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/ 63 -B / I/2019/RES PESAWARAN/SEK TATAAN Tanggal 24 januari 2019, pelaku akhirnya berhasil kita amankan,” ucapnya.

Ia pun menerangkan bahwa, saat ini pelaku telah diamankan di kantor polisi. “Pelaku sudah kita amankan bersama dengan sejumlah barang bukti diantaranya satu lembar KTA Polri atas nama Andi Alvarizi, satu lembar kwitansi dan uang tunai sebesar Rp19 juta,” terangnya.

Akibat ulahnya tersebut, pelaku akan dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. “Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan bukti sebagai bahan penyelidikan dan penyidikan, serta melakukan upaya pengembangan keterangan terhadap pelaku yang telah ditangkap,” tutupnya. (Reza)

Facebook Comments