Beranda Politik

Lembaga Survei Wajib Daftar ke KPU

64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Plh. Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Adek Asy’ari. Foto:Ist

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung mengingatkan seluruh lembaga survei yang akan merilis hasil terkait pemilihan calon anggota legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden, untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasalnya, saat ini sudah beredar sebuah lembaga yang telah merilis hasil survei terkait pemilihan caleg DPR-RI dapil Lampung, yakni Lampung Independen Survei. Padahal, sampai saat ini baru lembaga survei Kuadran yang telah mendaftar ke KPU Provinsi Lampung.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Bawaslu Lampung Adek Asy’ari mengungkapkan, pada prinsipnya Bawaslu tidak mengahalang-halangi lembaga survei, karena itu merupakan bagian dari partisipasi masyarakat seperti yang diatur oleh PKPU dan UU No.7 Tahun 2017. Tetapi, ia minta lembaga survei juga mematuhi semua aturan dengan mendaftarkan diri ke KPU.

“Permasalahannya saat ini dalam undang-undangnya tertulis harus mendafarkan diri 30 hari sebelum hari H. Kita bisa lihat seperti kejadian lembaga survei Rakata pada saat Pilgub Lampung kemarin, akhirnya KPU yang kena oleh DKPP, karena aturan tersebut,” jelasnya, Senin (28/1).

Adek menerangkan, yang dilarang untuk lembaga survei adalah mempublikasikan hasil survei pada saat masa tenang. Peraturan itu tidak bisa ditolerir, karena bisa langsung diproses. “Nah kalau saat ini ya pada akhirnya imbauan saja dengan menegur, apabila ingin mempublikasikan hasil survei untuk mendaftarkan diri, itu saja,” kata dia.

Sementara Komisioner KPU Lampung Divisi Sosialisasi Masyarakat Antoniyus mengatakan, pihaknya tidak dapat berkomentar terkait adanya lembaga survei yang belum mendaftrakan diri ke KPU. “Kita tidak bisa berkomentar perihal itu, itu ranahnya Bawaslu selalu lembaga pengawas, apakah itu pelanggaran pemilu atau bukan,” kata dia. (Sule)

Facebook Comments