Beranda Bandar Lampung

Warga Lampung Terjangkit DBD Capai 1.061 Orang

69
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Khawatir Korban DBD Meluas, Warga Desak Dinkes Lakukan Fogging
Fogging menjadi salah satu cara untuk membunuh perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. Foto: Ist/Kupastuntas.co,

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat jumlah warga di Provinsi Lampung yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga 29 Januari 2019 mencapai 1.061 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, jumlah warga Lampung yang terkena penyakit demam berdarah dengue mencapai  1.061 orang, dan dua di antaranya meninggal dunia.

“Jumlah ini per tanggal 29 Januari 2019, dan kemungkinan bila cuaca seperti ini masih akan terus bertambah masyarakat yang terkena penyakit DBD,“ kata Reihanan, Selasa (29/1/2019).

Menurutnya, jumlah warga yang terserang  DBD pada periode tanggal 1 sampai 29 Januari 2019 berasal dari seluruh kabupaten/kota yang terdata dan masing-masing berbeda jumlahnya.

Ia merincikan, untuk Kota Bandar Lampung berjumlah 95 orang penderita, Kabupaten Lampung Utara 81 orang, Kabupaten Lampung Tengah 100 orang, Kabupaten Lampung Selatan 65 orang, Kabupaten Lampung Barat 65 orang, Kabupaten Tulang Bawang 67 orang, Kabupataen Tanggamus 57 orang, Kota Metro 62 orang dan Kabupaten Lampung Timur 131 orang.

Kemudian, di Kabupaten Way Kanan ada 34 orang, Kabupaten Pesawaran 142 orang, Kabupaten Mesuji 16 orang, Kabupaten Tulang Bawang Barat 23 orang, Kabupaten Pringsewu 180 orang  dan dua orang meninggal, serta Kabupaten Pesisir Barat 1 orang penderita.

“Guna mengurangi penyebaran penyakit yang lebih luas, Dinas Kesehatan Lampung menginstruksikan kepada seluruh jajaran dinas kesehatan kabupaten dan kota untuk bisa melakukan pengasapan dan pembersihan sampah tempat bersembunyinya nyamuk pembawa penyakit tersebut,” terang Reihana.

Ia menambahkan, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada Januari tahun 2018, pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 837 penderita. Yaitu penderita pada 2018 di Kota Bandar Lampung mencapai 61 orang, Kabupaten Lampung Utara 17 orang, Kabupaten Lampung Tengah 8 orang dan satu orang meninggal dunia, Kabupaten Lampung Selatan 20 Orang, Kabupaten Lampung Barat 1 orang, Kabupaten Tulang Bawang 1 orang, Kabupaten Tanggamus 1 orang, Kota Metro 7 orang, Kabupaten Lampung Timur 19 orang.

Selanjutnya, Kabupaten Pesawaran 14 orang dan Kabupaten Pringsewu 77 orang dan satu orang meninggal. Sehingga total hanya 226 orang dengan satu korban meninggal dunia.

Reihana mengimbau, peran kabupaten dan kota untuk menurunkan angka kejadian kasus DBD di setiap bulannya harus bisa dilakukan sejak saat ini. “Bila tidak dilakukan maka kemungkinan akan terus mengalami kenaikan di bulan-bulan berikutnya,” pungkasnya. (Ant)

Facebook Comments