Musim Hujan, Harga Tomat di Lampung Barat Melonjak Naik

90
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ilustrasi penjual tomat. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Harga tomat di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) awal tahun ini melonjak dari biasanya, dimana sudah satu minggu terakhir ini harga tomat di pengecer atau warung kecil mencapai Rp12 ribu per kilonya.

Oleh karena itu, lonjakan harga ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya Ibu Rumah Tangga (IRT) kalangan menengah ke bawah.

“Harga tomat saat ini makin mahal mas,

biasanya paling mahal Rp8 ribu per kilonya, sedangkan sekarang mencapai Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilonya,” kata Ninsih, salah seorang ibu rumah di warung kecil tempatnya membeli tomat, Selasa (15/1/2019).

Ia mengungkapkan, tidak hanya mengeluhkan harga tomat tapi juga mempertanyakan sebab kenaikan harga tomat ini.

“Ini kan posisi kita sekarang sedang paceklik. Tetapi mau bagaimanapun harus dibeli, karena tomat juga merupakan salah satu kebutuhan yang selalu dikonsumsi setiap hari,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoprindag) kabupaten Lambar, Desi Haironi ketika dimintai tanggapan terkait melonjaknya harga tomat mengatakan, bahwa salah satunya disebabkan musim penghujan.

“Harga tomat memang mahal dari petani nya karena musim penghujan, jadi tomat nya susah matang. Selain hasil bisa berkurang, tomat juga banyak yang busuk ketika penghujan seperti ini,” kata Desi di ruang kerjanya, Selasa (15/1/2019). (Iwan)

Tanggapan Anda: