Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Perusahaan Dinilai Tidak Bertanggung Jawab, Warga Panca Marga Tubaba Akan Segel Dua Unit Tower BTS

379
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Warga korban petir diduga dampak dari Tower Telekomunikasi di Tiyuh Panca Marga Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulangbawang Barat. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Warga di Tiyuh Panca Marga Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengaku kesal atas tindakan manajemen Menara Telekomunikasi atau Base Tranciever Station (BTS) yang terkesan menghindar dari tanggung jawab dan telah ingkar janji.

Akibatnya, warga akan melakukan penghentian aktivitas Menara Telekomunikasi atau menyegel tower tersebut. Tindakan itu menurut warga sangat tepat lantaran tower itu telah membahayakan warga namun pihak pengelola tower terkesan buang badan. Diduga lantaran dampak dari tower, masyarakat Tiyuh Panca Marga terserang petir sehingga alat-alat elektronik mereka rusak.

“Masyarakat geram, akan melakukan penyegelan 2 tower di Tiyuh Panca Marga. Kami masyarakat Tiyuh Panca Marga ini menjadi korban efek dari tower tersebut,”ungkap Samsi, Tokoh Masyarakat Tiyuh Panca Marga, Senin (4/2/2019).

Usman, Ketua RT setempat membenarkan akan dilakukannya tindakan penyegelan tower lantaran informasi yang ia dapatkan bahwa pihak tower terkesan buang badan.

” Penyegelan tower tersebut di picu karena belum ada ganti rugi dari pihak tower atas kerusakan barang elektronik warga,”terangnya.

Karena, menurut Usman, permasalahan tersebut sudah lama terjadi bahkan aparatur Tiyuh sudah sempat meredam warga dengan melakukan musyawarah di Balai Tiyuh.

“Sudah dilakukan rapat di balai tiyuh, pada  hari Selasa, 27 Januari 2019 lalu yang di hadir masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Kepalou tiyuh, dan korban dampak tower tersebut,”tutur dia.

Dan dari pihak tower tersebut, sambung dia, sudah ada konfirmasi kepada Haji Wakidi dan Warso yang berketempatan tower tersebut, bahwasanya dari pihak tower  akan datang pada hari Sabtu, tanggal 2 Februari 2019.” teryata kami tunggu-tunggu sampai sekarang belum ada konfirmasi dari pihak tower, makanya masyarakat geram akan menyegel 2 tower tersebut,” tegasnya.

“Maka dari itu masyarakat akan menyegel tower tersebut, supaya, dari pihak tower akan segera datang dan mengganti rugi alat alat elektronik yang rusak,”tambah dia.

Sementara, Kepalou Tiyuh Panca Marga, Darwani mengimbau kepada masyarakat agar tetap bersabar dan menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan.

“Dan jangan sampai terjadi tindakan anarkis, semua bisa diselesaikan secara bermusyawarah,”himbaunya. (Irawan/Bas/Lucky).

Facebook Comments