Ibu dan Balita Diduga WNA Asal Malaysia Terdampar di Lokasi Dermaga Bom Kalianda
Kupastuntas.co, Lampung Selatan – Sepasang ibu dan anak yang diduga warga negara asing (WNA) asal Malaysia terdampar di sebuah warung milik warga di Dermaga Bom Kalianda, Lampung Selatan.
Foto dan video ibu dan anak yang masih balita dan disebar di media sosial (medsos) Facebook itu, diketahui kalau ibu yang dikabarkan merupakan WNA asal negeri jiran tersebut, ingin mencari kerja di Indonesia.
Dari akun Eva Azza Dech di laman Facebook-nya menuliskan bila WNA tersebut sempat tidur dipinggir pantai.
"Jauh bener org ini dari malaysia. Mana bawa anak, katanya mau cari kerja, tidur di pinggir pantai semaleman," tulisnya dalam akun Facebooknya sekitar 1 jam lalu, Rabu (6/2/2019).
Akun Eva Azza Dech pun sempat menuliskan kata-kata yang membuat "terenyuh" melihat kondisi ibu dan anak itu selama berada di Dermaga Bom Kalianda.
"Kasihan malam malam tidur di pinggir pantai.. saya tanya asalnya dari mana? Dia jawab dari malaysia.. mana bawa anak kecil usia 2 tahun lg..kl keujanan, pasti kedinginan.. gak tega liat anaknya," tulisnya sebelum memposting unggahan gambar dan video sang ibu dan anak di laman Facebook.
Ketika, Kupastuntas.co menghubungi akun Eva Azza Dech, pemilik nomor yang bersangkutan tidak mengangkat HP-nya.
Sementara itu, Kepala Imigrasi Kalianda Edi Firyan saat dikonfirmasi soal keberadaan ibu dan anak yang diduga WNA asal Malaysia tersebut mengakui belum tahu adanya kabar tersebut.
"Belum tahu kita, ini kita akan kirim petugas untuk mengecek kebenaran informasi tersebut," katanya.
Pihaknya pun belum dapat memastikan apa-apa sebelum mengeceknya secara langsung.
"Kita tanya dulu, apakah ada surat-suratnya, apakah memang WNA, nanti segera kita kabarkan kalau sudah jelas," cetusnya. (Dirsah)
Berita Lainnya
-
Parkiran Pantai Sanggar Beach Lamsel Tak Aman, Mobil Brio Raib
Kamis, 02 April 2026 -
Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026








