Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Keluarga Angkat Tak Izinkan Tiga Bocah yang Hidup di Kebun Karet Tubaba Dibawa ke LKSA

1437
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Sapri Yadi (kiri baju hitam) Ketua Pemuda Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba saat berkunjung ke tempat tinggal Jamil (paling kanan) bersama adik-adiknya di perkebunan karet sekitar Tiyuh setempat. Foto : Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat –┬áMasih ingat dengan seorang pemuda yang hidup ditengah-tengah perkebunan karet bersama kedua adiknya?. Ya, dia adalah Jamil (15) Warga Tiyuh Penumangan kecamatan Tulangbawang tengah, setelah santer diberitakan media akhirnya mendapatkan perhatian khusus Dari Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Sosial Setempat.

Namun, niatan yang sangat mulia dari Pemkab Tubaba maupun Pemprov Lampung untuk menjadikan kehidupan tiga bersaudara ini agar lebih baik lagi bakal kandas. Pihak keluarga angkat Jamil justru menolak tawaran Pemkab Tubaba untuk membawa ketiga bocah yang ditinggal mati oleh ayahnya dan ditinggal menikah lagi oleh ibunya itu ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Lampung Utara.

Di LKSA nantinya pemda menyiapkan tempat pendidikan bagi kakak beradik tersebut,namun sayangnya uluran tangan Dinas Sosial itu tidak serta merta diterima oleh pihak keluarga, hal ini disampaikan oleh kepala Dinas sosial M. Rasidi saat dijumpai di ruang kerjanya pada Rabu (13/2/2019).

Berita Terkait : Menyentuh, Kisah Jamil Remaja Asal Tubaba Hidupi Kedua Adiknya..

“Kami sudah kroscek dilapangan dan kami sudah siap untuk memfasilitasi pendidikan bagi adik adik Jamil bahkan Jamil nya sendiri kita harapkan bisa melanjutkan sekolahnya, namun niat baik kami kandas pasalnya pihak keluarga angkat tidak setuju anak-anak tersebut kita titipkan di panti sosial,” jelasnya.

Dinsos beserta rombongan saat bertemu dengan orangtua angkat Jamil. Foto : Ist

Selanjutnya, M. Rasidi juga menyampaikan, bahwa pihaknya hanya dapat membantu mengenai pendidikan, “kalau berupa finansial kita saat ini sedang kehabisan stok sebab semua persiapan di Tubaba sudah kita sumbangkan kepada saudara kita yang terkena musibah baik di Lampung selatan maupun di Donggala beberapa waktu lalu,” ujarnya.

“Namun kami sudah koordinasi dengan Lembaga Sosial Kesejahteraan Anak di Kota Bumi Lampung Utara dan mereka juga sudah siap untuk menerima. Intinya kami siap memfasilitasi Jamil asal pihak keluarga mengizinkan,” pungkas M.Rasidi.

Berita Terkait : Pemprov Lampung Beri Bantuan kepada Jamil dan Adik-adiknya..

Rasidi menjelaskan, pihaknya membawa ketiga saudara tersebut ke LKSA Lampung Utara lantaran tempat aman bagi anak tersebut jaraknya cukup dekat dengan Kabupaten Tubaba.

“Jadi kalau sewaktu-waktu mereka mau berkunjung ke saudara mereka disini kan dekat, tapi keluarga angkatnya itu yang melarang kami, alasannya ya mereka masih mampu mengurus ketiga anak itu,” ujarnya.

Rasidi menyarankan agar keluarga angkat tersebut benar-benar mengurus ketiga anak itu. Disamping itu juga pihaknya tetap berupaya untuk membawa anak-anak tersebut ke LKSA.

“Kalau keluarga angkatnya ini tidak mengurus mereka berarti penelantaran anak, ya kita tau kan kalau menelantarkan orang dalam kesulitan itu adalah tindak pidana. Kita enggak mau keluarganya ini yang kena pidana,” tegasnya. (Irawan/Bas/Lucky)

Facebook Comments