Beranda Bandar Lampung

Kasus Gratifikasi Rp95 Miliar, Manager PT SN-Direktur PT PAY Diperiksa KPK

222
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kasus Dugaan Gratifikasi Bupati Tanggamus KPK Berencana Kembali Periksa Saksi 1
Ilustrasi gratifikasi.
Foto : Ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – KPK sudah memeriksa 39 saksi untuk mengusut aliran dana gratifikasi senilai Rp95 miliar yang diterima mantan Bupati Mustafa. Pemeriksaan terakhir dilakukan terhadap 8 anggota DPRD Lamteng dan dua orang pengusaha di SPN Kemiling, Kamis (14/2/2019).

Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, sudah memeriksa 10 saksi lagi untuk mendalami kasus gratifikasi yang diterima Mustafa.

“Sebelumnya sejak Senin-Rabu telah diperiksa 29 orang saksi. Sekarang ini 10 saksi lagi. Jadi total sudah ada 39 saksi,” katanya, Kamis (14/2/2019).

Adapun 10 saksi yang terakhir diperiksa adalah Bonanza Kesuma (Sekretaris Komisi IV), Pindo Sarwoko (Anggota Komisi IV), Ikade Asian Nafiri (Anggota Komisi IV), Heri Sugiyanto (Anggota Komisi IV), Gatot Sugianto (Anggota Komisi IV), M Soleh Mukadam (Anggota Komisi IV), Dedi Saputra (Anggota Komisi IV) dan Slamet Anwar (Anggota Komisi IV). Serta Tafip Agus Suyono (Manager PT Sorento Nusantara (SN) ) dan Agus Purwanto (Direktur PT Purna Arena Yuda (PAY)).

Pemeriksaan tersebut merupakan akhir dari proses penyidikan selama empat hari yang dilakukan KPK terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek pengadaan barang dan jasa oleh mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa tahun anggaran 2018.

Sementara Anggota DPRD Lamteng Heri Sugiyanto enggan berkomentar saat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung Subarkah SPN Kemiling.

Heri terlihat keluar dari Gedung Subarkah sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung bergegas menuju mobil Toyota Kijang Innova putih nopol BE 1215 GQ yang terparkir di halaman. (Ricardo)

Facebook Comments