Beranda Daerah Lampung Lampung Utara

209 Rumah di Lampura Terdampak Banjir

612
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kepala BPBD Lampung Utara, Karim SR saat mendampingi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara ketika meninjau beberapa titik lokasi yang terkena banjir kemarin. foto: ist/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara – Meski sempat mengalami peningkatan hingga 3,5 cm debit air di sejumlah titik banjir yang menggenangi kota Kotabumi Lampung Utara, Selasa pagi (18/2/2019) telah menurun dan ruas jalan yang tadinya tidak dapat dilewati saat ini sudah bisa dilalui.

Sejumlah ruas jalan yang terkena dampak banjir di seputaran Kota Kotabumi, Lampung Utara yang sempat tidak dapat dilewati tersebut di antaranya Jalan Hamami Fahrial Mega, Kelurahan Kotabumi Udik, Jalan Abung Raya Timur ( Abrati), Kelurahan Kotabumi Pasar, dan Jalan H Barmawi, saat ini sudah normal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara, Karim SR mengatakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Lampung Utara dalam beberapa hari terakhir itu diketahui bukan karena pembuangan air dari bendungan Way Rarem. Melainkan, karena luapan air hujan dari beberapa titik anak sungai yang menyatu di sungai Way Abung hingga menimbulkan banjir di lima Kecamatan di Kabupaten Lampung Utara tersebut.

 

Ditambahkannya, penyebab banjir yang terjadi itu karena luapan air dari aliran sungai-sungai kecil yang berkumpul di sungai way abung dan mengalir menuju way sesah dan menyebabkan luapan air atau banjir.

“Kembali saya tegaskan jika kondisi Bendungan Way Rarem normal dan banjir bukan karena luapan air dari Bendungan Way Rarem melainkan luapan sungai way abung,” pungkasnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini terdapat lima kecamatan di Lampung Utara yang terkena banjir, di antaranya yakni Kecamatan Kotabumi Selatan, Kotabumi, Kotabumi Utara, Sungkai Selatan, dan Kecamatan Abung Timur.

Di sisi lain, Meri Edialis Kabid Karlog BPBD Lampung Utara mengungkapkan, dari data sementara yang berhasil dihimpun pihaknya ada 209 unit rumah warga yang terkena dampak banjir.

“Ini data sementara, di Kelurahan Sindangsari 15 unit rumah, di RT 01/LK 1 dan LK 2, sebanyak 40 unit. Lalu di Kelurahan Kota Alam ada 41 rumah, masih di kelurahan ini juga ada 43 unit rumah yang tersebar di beberapa lingkungan. Kemudian di Perum Kota Alam Permai 30 unit, di Jalan Raden Intan, Gunung Mas 26 unit. Selain itu berdasarkan data yang ada di Desa Banjar Agung, Kecamatan Abung Timur sebanyak 14 unit rumah warga yang terkena dampak banjir ini,” jelas Meri Edialis. (Sarnubi) 

Facebook Comments