Beranda Bandar Lampung

Puncak Hujan Hingga Akhir Februari, BPBD Lampung: Masyarakat Harus Tetap Waspada

31
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
https://www.kupastuntas.co/files/kota-bandar-lampung/2018-02/was-was-hujan-turun-edwin-sudah-pasti-rumah-saya-kebanjiran-01.jpg
Ilustrasi

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Tingginya┬ácurah hujan hingga menimbulkan bencana banjir di sebagian wilayah Lampung pada Sabtu (16/2/2019) yang lalu, membuat masyarakat diingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana yang kemungkinan akan terjadi kembali.

Kasubid Pencegahan BPBD Provinsi Lampung Madiono mengatakan, bencana banjir disebabkan oleh kondisi saluran air atau drainase dan sungai yang tidak mampu menampung derasnya hujan.

Dikatakan Madiono, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung menyatakan bahwa masa puncak musim penghujan akan berlangsung hingga akhir Februari 2019 sehingga selama itu perlu adanya kewaspadaan masyarakat.

“Kalau sudah besar (hujan) memang susah ditanggulangi. Seperti di Lampung Tengah ada tanggul yang jebol. Kalau dari daerah lain yang terkena banjir belum ada laporan yang masuk. Jadi perlu adanya kearifan lokal, peran serta masyarakat dengan aparat setempat untuk memperbaiki saluran air atau drainase,” ujar Madiono kepada Kupas Tuntas, Senin (18/2/2019).

Menurut dia, selain beberapa faktor tersebut adanya kerusakan lingkungan juga berpotensi terjadinya banjir. Daya serap air kini sedikit berkurang sejalan dengan galaknya progress pembangunan.

“Maraknya perubahan status dari serapan air ke bangunan. Pembangunan jalan perlu juga diperhatikan tentang drainasenya, sehingga fungsi lahan tetap terjaga dengan baik,” katanya.

Di lain sisi, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provunsi Lampung, Heri Munzali mengatakan, kondisi hujan memang disebabkan oleh perubahan iklim yang terjadi tiap tahun.

“Kalau banjir dikarenakan ahli fungsi lahan tidak juga, tetapi perubahan iklim, dan ini kan peristiwa ini terjadi secara nasional jadi tidak hanya di Lampung saja. Kondisi alam saat ini merupakan faktor perubahan iklim,” kata Heri. (Erik)

 

Facebook Comments