Beranda Daerah Lampung Tulang Bawang Barat

Tubaba Dikepung Banjir, Warga Siapkan Truk Pengangkut Motor untuk Melintas

517
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Motor warga macet karena menerobos banjir di Jalan Provinsi di Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Tingginya curah hujan dan air sungai pasang mengakibatkan berbagai daerah di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dikepung banjir. Di Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah, akses jalan menuju Kabupaten Way Kanan di Tiyuh ini terpantau sudah terputus akibat luapan air sungai Way Kiri hingga ke pemukiman warga sekitar.

Luapan air Sungai Way Kiri juga memutuskan akses jalan menuju enam kecamatan di Kabupaten Tubaba. Tepatnya di jalan antara Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulangbawang Tengah dengan Tiyuh Pagar Dewa Kecamatan Pagar Dewa. Hal ini terjadi dalam semalam ketika hujan begitu lebat di Kabupaten Tubaba, Rabu (20/2/2019) dini hari.

Tidak hanya memutuskan akses jalan provinsi, luapan air sungai Tulangbawang tersebut juga menggenangi sejumlah rumah warga Tiyuh Penumangan dan juga rumah warga Tiyuh Pagar Dewa. Air sungai Tulangbawang ini pasang begitu cepat, dalam semalam mencapai ketinggian 1 meter.

“Saya posisi lagi tidur, terbangun karena kaget ada suara petir, pas saya lihat sudah ada air dalam rumah, saya kira air hujan masuk rumah enggak taunya rumah saya sudah dalam air. Kami langsung berbenah semua peralatan rumah tangga untuk mengungsi kerumah orang tua saya untuk sementara rumah masih dalam air,” terang Darsani warga Tiyuh Penumangan.

Hal yang sama dirasakan Nurhayati, salah satu janda yang menjadi korban banjir menginginkan adanya bantuan dari pemerintah daerah kabupaten tubaba.

“Rumah kami saat ini masih dalam air masak aja susah enggak ada tempat, jadi kalau ada bantuan berupa makanan dari pemda kami sangat bersyukur sekali,”harapnya.

Terpisah, Marzuki, Camat Gunung Agung menceritakan bahwa di wilayahnya juga terjadi kebanjiran tepatnya diantara Tiyuh Sukajaya dengan Tiyuh Sumber Rejeki. Menurut camat, genangan air yang memutuskan akses jalan itu merupakan luapan air sungai kecil yang biasa terjadi ketika curah hujan tinggi.

“Iya mas, diantara dua tiyuh itu namanya dusun Kampung sawah. Itu memang ada sungai kecil yang kalau curah hujan tinggi akan meluap dan banjir, nanti sudah surut lagi mas, tapi memang ada sekitar 10 rumah yang tergenang,”kata Marzuki melalui ponselnya.

Di Kecamatan Waykenanga juga terjadi luapan air sungai kecil akibat curah hujan tinggi. Bahkan, air yang tergenang memutuskan akses jalan poros Waykenanga ini merendam rumah Kepalou Tiyuh Balam Asri, Eko.

“Rumah saya mas terendam banjir, air tiba-tiba naik tadi malam itu, disini kan ada sungai kecil. Itu bagaimana ya caranya supaya bisa dinormalisasi,” ucap Eko.

Warga Tiyuh Penumangan siapkan truk angkut motor yang hendak melintas banjir. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Banjir luapan air sungai kecil juga terjadi di sekitaran Tiyuh Gunung Agung Kecamatan Gunung Terang. Berdasarkan hasil pantauan wartawan, banjir disejumlah titik di Kabupaten Tubaba menyebabkan terjadinya rendaman terhadap rumah warga, kemudian terputusnya akses jalan mempersulit perlintasan warga maupun para pelajar.

Di Tiyuh Penumangan menuju Pagar Dewa dan enam kecamatan lainnya ada beberapa warga yang nekat menerobos banjir jalan provinsi itu sehingga motor warga macet ditengah genangan air. Kemudian, warga setempat berinisiatif untuk mempersiapkan mobil truk guna mengangkut warga yang mengendarai sepeda motor. (Irawan)

Facebook Comments