Beranda Bandar Lampung

Wagub Lampung: Kepala OPD Harus Buat Program yang Realistis

35
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri saat memberi sambutan pada acara forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung tahun 2020, yang berlangsung di Ruang Abung Gedung Balai Keratun, Kamis (21/2/2019). Foto: Erik/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri meminta setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Lampung untuk menyusun program yang responsif dan realistis. Program yang disusun oleh kepala dinas/badan harus dapat mengantisipasi dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat pada skala yang lebih luas.

“Kita tahu bahwa sekarang ini kita sudah menerapkan e-planning dan e-budgeting, jadi tidak ada lagi suatu pekerjaan yang tidak kita rencanakan. Jadi melihat skala prioritas dalam penyusunan anggaran,” ujar Bachtiar pada acara forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung tahun 2020 di ruang Abung Balai Keratun, Kamis (21/2/2019).

Begitu juga program kegiatan pembangunan, harus dapat berkontribusi terhadap perencanaan visi pembangunan daerah. Bachtiar ingin setiap pembangunan sesuai dengan kebutuhan kebutuhan masyarakat.

“Sasaran yang ditetapkan adalah yang bisa dicapai, tetapi juga target tidak yang terlalu rendah, target sasaran harus optimis. Banyak yang bekerja asal saja, tanpa perlu kerja keras, tidak berpikir keras. Kita harus ingat harapan rakyat sangat tinggi untuk terjadinya perubahan. Banyak hal yang harus kita perbaiki di negeri ini,” tegasnya.

Menurut Wagub, tantangan yang akan dihadapi di tahun selanjutnya belum tentu lebih ringan. Tetapi dengan inovasi dan kreativitas akan selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan.

“Untuk meraih keberhasilan pembangunan, maka sinergi dengan masyarakat, pelaku bisnis, maupun antar jenjang pemerintahan, antar sektor berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan antara pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota koordinasinya terus diperkuat secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Herlina Warganegara mengungkapkan, tahun 2020 merupakan tahun awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2020-2024 yang saat ini sedang dalam tahap penyusunan dan mencapai rancangan teknokratis.

“Penyusunan RPJMD 2020-2024 mengacu pada prioritas nasional, dan janji dari calon gubernur terpilih versi Komisi Pemilihan Umum (KPU),” kata Herlina. (Erik)

Facebook Comments