Beranda Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Tegaskan Bakal Tutup Usaha Tak Taat Pajak

147
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Walikota Bandar Lampung, Herman HN Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Herman HN menegaskan pihaknya akan menutup tempat-tempat usaha yang tak menyetor pajak sesuai ketetapan. Khususnya bagi usaha restoran, hotel, dan hiburan yang telah dipasangi tapping box atau alat perekam transaksi.

Hal ini menyusul masih banyaknya pengusaha yang belum menyetorkan pajak sesuai dengan pendapatan yang mereka terima. Padahal setiap transaksi di tempat usaha tersebut jelas-jelas diketahui oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) setempat melalui alat tapping box yang telah terpasang.

Beberapa waktu lalu, pihak Pemkot juga telah menerjunkan seluruh OPD untuk mengawasi dan mensurvei tiap tempat yang telah dipasang tapping box selama 3 hari berturut-turut.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan berapa pendapatan yang diperoleh tempat usaha tersebut agar benar-benar transparan dan tidak ada lagi kebocoran setoran pajak.

“BPPRD, Inspektorat, Sekda, tagih sesuai apa yang sudah disurvey 3 hari kemarin. Itulah jumlah yang harus disetor ke kas daerah,” ujar Herman di kantor Pemkot setempat, Jumat (1/3).

Bagi pengusaha yang tak menyetor pajaknya sesuai pendapatan, Herman menegaskan pihaknya tak akan segan-segan menutup tempat usaha tersebut.

“Yang masih bandel, kita tutup, saya nggak ada main-main lagi. Mereka kan wajib pungut pajak, bukan uang mereka yang disetor, tapi uang masyarakat yang makan, minum, atau minep. Kita peringatkan 3 kali, kalau masih bandel berarti sudah niat nggak baik,” tegasnya.

Herman juga mengatakan bahwa pihak Pemkot telah mengirimkan surat ke tiap wajib pungut pajak terkait ketetapan besaran setoran pajak.

“Harus disetor sekian, itu harus patuh. Karena dari hasil survey kemarin angkanya segitu,” pungkasnya.
(Farhan)

Facebook Comments