Beranda Bandar Lampung

Disperkim Bandar Lampung Lamban Tangani Pembangunan Hotel Diduga Langgar GSB

34
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pembangunan hotel yang ada di Jalan Wolter Monginsidi, kecamatan Teluk Betung Utara, tepatnya di bawah Hotel Emersia, Bandar Lampung diduga melanggar aturan. Foto: Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung sepertinya lamban dalam penanganan pembanguann  hotel yang diduga bermasalah dengan Garis Sepadan Bangunan (GSB) milik PT. Cahaya Bangsa Jaya, yang berada di jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung.

Pasalnya, pada hari Jum’at (01/03) Kepala Disperkim Bandar Lampung Yustam Effendi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Permukiman Dekrison, mengatakan besok (Senin) akan melakukan pemanggilan kepada pemilik hotel. Namun saat dikonfirmasi hari ini, Deksrison mengungkapkan, pemanggilan tidak dilakukan hari Senin.

“Pemanggilan itu hari Selasa, kalau besok itu, kami baru akan sampaikan ke pemilik hotelnya,” ucapnya.

Mengenai adanya surat pemanggilan, Dekrison mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengirimkan surat pemanggilan.

“Ya, kita panggilnya secara lisan, besok akan kami ucapkan,”ungkapnya.

Sebelumnya, Dekrison mengatakan pekan depan Dinas setempat akan memanggil pihak pemilik gedung hotel tersebut, untuk menjelaskan atas ketidaksesuaian hasil bangunan dengan gambar saat pengajuan.

“Saat ini kita belum ketemu dengan pihak pemilik bangunan, rencana Senin depan akan kita panggil untuk menjelaskan bagaimana bisa GSB nya tidak sesuai dengan saat gambar pengajuan mereka,” ujar Dekrison.

Ia menjelaskan, hal itu diketahui setelah pihak Dinas setempat mengecek kembali dan ternyata pada bagian samping bangunan, terdapat penambahan ke arah badan jalan sepanjang 1 meter.

“Samping bangunan itu melebar 1 meter ke arah jalan Wahidin Sudiro Husodo, artinya lebarnya tidak sesuai dengan saat pengajuan mereka diawal, dan nama hotelnya belum kita ketahui,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa, gedung yang akan dibangun hotel tersebut merupakan milik PT. Cahaya Bangsa Jaya, atas nama Efril Hadi dan luas tanah 1800 M².(Wanda)

Facebook Comments