Beranda Bandar Lampung

DPRD Bandar Lampung Minta Tim Penertiban Pemkot Bongkar Bangunan Langgar GSB

52
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Pembangunan hotel yang ada di Jalan Wolter Monginsidi, kecamatan Teluk Betung Utara, tepatnya di bawah Hotel Emersia, Bandar Lampung diduga melanggar aturan. Foto: Wanda/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Bangunan yang diketahui untuk dibangun sebuah hotel berada di Jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, telah melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB).

Oleh karena itu DPRD Bandar Lampung melalui Komisi I DPRD setempat, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk membongkar bangunan hotel tersebut

Anggota Komisi I DPRD Bandar Lampung Berlian Mansyur menegaskan hal itu merupakan suatu pelanggaran terhadap peraturan dan kebijakan dari suatu Pemerintah Daerah atau Kota, dan bangunan itu harus dibongkar sebagai tindakan penertiban.

“Setiap bangunan yang tidak sesuai dengan izin maka harus ditertibkan, dan itu sudah kewajiban Pemerintah Kota untuk lakukan penertiban itu,” ujarnya, Senin (4/3/2019).

Bahkan ia meminta, agar tim penertiban perizinan Pemkot untuk membongkar bangunan yang melanggar GSB tersebut.

“Harus segera dibongkar, jangan sampai dibiarkan , dan sampai nanti beroperasi ,”ucapnya.

Karena, menurutnya, terkait GSB itu dalam penghitungan jaraknya dapat disesuaikan dengan dimana suatu bangunan itu menghadap dan berdiri, apabila tepat pada jalan nasional maka untuk menghitung jarak GSB adalah setengah lebar badan jalan di kali dua ditambah satu (2n+1).

“Tapi jika bangunan itu berada pada jalan lingkungan maka untuk menghitung jaraknya disesuaikan, bisa menjadi setengah badan jalan ditambah satu (n+1),” jelasnya.

Oleh karena itu, pihak Komisi I segera melakukan pemanggilan hearing kepada Disperkim dan tim penertiban perizinan untuk melakukan pembahasan pelanggaran hotel tersebut.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Disperkim Bandar Lampung secepatnya akan memanggil pihak pemilik bangunan hotel yang telah melanggar GSB itu, untuk menjelaskan apa yang terdapat dilokasi bangunan itu.

Untuk diketahui bahwa gedung yang akan dibangun hotel tersebut merupakan milik PT Cahaya Bangsa Jaya, atas nama Efril Hadi dan luas tanah 1800 m².(Wanda)

Facebook Comments