Beranda Bandar Lampung

Jokowi Resmikan Jalan Tol Lampung, Polda Terjunkan 21.600 Personel Polisi

99
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
area ( area itirahat ) jalan tol tran sumatra ( JTTS ) ruas bakauheni-terbanggi besar akan diisi sedikitnya 70 persen atau sekitar 100-200 pengusaha usaha kecil menengah ( UKM ) dan usaha menengah, koperasi dan mikro ( UMKM ), yg ada di provinsi lampung. Ilustrasi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140,9 Km hari ini Jumat (8/3/2019). Polda Lampung di-back up Polres akan menerjunkan 1.600 personel untuk pengamanan kegiatan Presiden.

Kepastian kunjungan Presiden Jokowi untuk meresmikan jalan tol disampaikan Kabag Humas dan Komunikasi Publik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Heriyansyah.

Heriansyah menjelaskan, Presiden Jokowi akan mendarat di Bandara Radin Inten II Natar, Lampung Selatan, sekitar pukul 07.00 WIB dengan menggunakan pesawat kepresidenan (Jadwal lengkap lihat grafik).

Kedatangan Presiden Jokowi akan disambut Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo bersama beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Lampung, sekaligus mendampingi kunjungan kerja Presiden selama berada di Provinsi Lampung.

Setiba di bandara, kata Heriansyah, Presiden langsung menuju ke gerbang tol Natar sekitar untuk pelaksanaan peresmian JTTS. “Presiden sudah positif jadi datang. Kalau kemarin agendanya direncanakan meninjauan ke dermaga eksekutif di Bakauheni, tapi ternyata tidak. Jadi fokus meresmikan tol Lampung,” jelas Heriansyah, Kamis (7/3).

Usai meresmikan jalan tol, Presiden Jokowi diagendakan bertolak ke Kabupaten Lampung Tengah, tepatnya di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, untuk menghadiri deklarasi dukungan terhadapnya.

Rencana kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu ke Provinsi Lampung juga sebelumnya pernah disampaikan Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Gubernur Ridho pun menyatakan JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer sudah siap diresmikan oleh Presiden Jokowi. “Pembangunan JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar selesai dan siap dioperasikan. Untuk itu, saya memastikan langsung berbagai persiapan terkait peresmian JTTS ini,” ujar Gubernur usai meninjau kesiapan peresmian JTTS Bakauheni-Terbanggi Besar, Rabu (6/3/2019).

Gubernur Ridho menuturkan, kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung utamanya meresmikan JTTS Bakauheni-Terbanggi Besar. “Acara utamanya itu, jadi berbagai persiapan harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Ridho.

Untuk diketahui, jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer merupakan titik awal JTTS yang nantinya akan terhubung dengan ruas tol Indralaya, Palembang.

Pembangunan tol yang dimulai sejak 2015  itu pekerjaannya dimotori oleh PT Hutama Karya. Sedangkan untuk pembangunan fisik jalan dilaksanakan oleh empat perusahaan BUMN  yakni Pembangunan Perumahan (PP), PT Waskita Karya, PT Adi Karya dan PT Wijaya Karya.

Pembangunan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar menelan biaya investasi sebesar Rp 16,8 triliun, di mana 52% berasal dari ekuitas melalui PMN sebesar Rp 2,217 triliun dan obligasi yang diterbitkan PT Hutama Karya sebesar Rp 6,5 triliun. Sisanya 48% dipenuhi dengan pinjaman dari 7 sindikasi perbankan, yaitu Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Maybank, Bank Permata, dan Bank ICBC sebesar Rp 8,078 triliun.

Menurut Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Brahmantio Isdijoso, keberadaan JTTS dari Aceh hingga Lampung sepanjang 2.765 kilometer diproyeksikan akan menambah Penerimaan Asli Daerah (PAD)  sebesar Rp300,8 triliun selama 2018 sampai 2048. di Medan, Rabu (6/3).

Brahmantio Isdijosa mengatakan JTTS akan meningkatkan Pajak Penghasilan (PPn), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pajak-pajak lainnya bagi pemerintah pusat. Potensi tambahan PAD terbesar adalah Sumatera Utara yang dan diperkirakan akan mendapatkan 78 persen (setara Rp233 triliun).

“Potensi penambahan penerimaan pajak selama periode proyeksi dampak 2108-2048  di wilayah Trans itu  sebesar minimal Rp2690 triliun dengan rata-rata penambahan sebesar Rp86 triliun per tahun,” ujarnya.

Turunkan 1.600 Personel

Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Inf.Taufiq Hanafi mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan penuh untuk mengawal kunjungan Presiden Jokowi di Lampung.

Danrem menjelaskan, pihaknya telah melakukan kegiatan gladi rangkaian pengamanan kunjungan kerja Presiden selama berada di Lampung. Dikatakan, pihaknya melakukan pengamanan dengan kekuatan penuh VVIP yang melibatkan unsur Polri. “Pengamanan sepenuhnya TNI dan Polri,” kata Danrem, kemarin.

Menurut Taufiq, pengamanan sepenuhnya dilakukan karena Presiden sebagai lambang negara dan panglima tertinggi. “Jadi wajib kekuatan penuh, baik peralatannya maupun pasukannya,” terangnya.

Ditanya jumlah personel yang diturunkan, Danrem mengatakan tidak bisa menyebutkan karena bersifat rahasia. “Yang jelas kami sudah mempersiapkan untuk pengamanan Presiden, agar aman dan lancar dalam kegiatan di Lampung,” tandasnya.

Sementara itu, Polda Lampung menurunkan sebanyak 1.600 personel untuk melakukan pengamanan ekstra kedatangan orang nomor satu di Republik ini.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulityaningsih mengatakan Polda Lampung menerjunkan kurang lebih 1.600 personel guna melakukan pengamanan terbuka dan tertutup untuk kedatangan Presiden Jokowi.

“Kurang lebih 1.600 personel itu gabungan ya, dari Polres-Polres” jelasnya. Sementara Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Ujang Supriyanto menambahkan, khusus dari Polresta Bandar Lampung menerjunkan 448 personel guna melakukan pengaman tersebut.

“Kalau dari Polresta saja itu 448 personel, gabungan dari masing-masing satker dan yang pasti itu gabungan. Melakukan pengamanan terbuka dan tertutup,” ungkapnya.

Hadiri Delarasi Dukungan

Saat berkunjung di Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Presiden Jokowi akan menghadiri acara Deklarasi Sekelik Lampung yang berasal dari buruh, tani dan nelayan.

Sekretaris Golkar Lampung Tengah Febriyantoni mengatakan, deklarasi dukungan untuk capres Jokowi Widodo di Lapangan Karang Endah akan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.

“Massa yang kita kerahkan mencapai 25 ribu orang. Segala persiapan sudah kita lakukan dengan fit, hari ini persiapan gladi bersihnya,” terangnya, kemarin.

Selain itu, sore harinya Presiden Jokowi juga akan menghadiri acara deklarasi Forum Alumni Perguruan Tinggi dam SMA Se-Lampung di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Ketua Bravo 5 Lampung Andi Desfiandi sekaligus Ketua Panitia mengungkapkan, kegiatan deklarasi merupakan kesepakatan para alumni yang ingin mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019.

“Saya mencoba menggalang alumni untuk bersama-sama mengambil sikap untuk mendukung pak Jokowi menjadi presiden RI lagi. Dalam kegitan ini akan dihadiri sekitar 20 ribu sampai 30 ribu massa,” kata Andi, kemarin.

Ia mengatakan, akan menitipkan aspirasi untuk bisa melanjutkan apa yang telah dilakukan Presiden Jokowi. “Karena kami berpikir beliau telah  berhasil meletakan dasar pembangunan yang berkeadilan,” ujarnya.

Andi juga mengatakan, kegiatan ini bukan kampanye, sehingga tidak melibatkan TKD. Menurutnya, kalau melibatkan TKD, itu berarti kampanye. “Tapi ini adalah inisiatif dari masyarakat yang memang ingin mendukung Jokowi,” imbuhnya. (Erik/Ricardo/Sule/Towo) 

Facebook Comments