Beranda Bandar Lampung

Wilayah Sukaraja-Way Lunik Langganan Banjir, Warga: Pak Wali Kota, Bantu Kami Atasi Masalah Banjir Ini

137
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Banjir rendam Sukaraja. Foto: Oscar/Kupastuntas.co

Kupastuntaa.co, Bandar Lampung – Wilayah Sukaraja, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, tepatnya di RT 12, 13, 14 dan 15 Lingkungan II, sering terendam banjir saat hujan turun cukup deras.

Seperti yang terjadi Sabtu (9/3/2019), hujan deras yang turun sejak pukul 17.30 WIB, mengakibatkan banjir parah dirasakan masyarakat setempat.

Banjir yang terjadi mengakibatkan jalan di sekitar lingkungan II tergenang, dan lumpur tanah liat ikut menutup jalan.
Bahkan banjir yang terjadi juga sampai masuk dan menggenangi rumah warga.

Warga pun segera menguras air yang masuk ke dalam rumahnya. “Banjir bang, masuk air ke rumah, banyak rumah di daerah sini, dah langganan kami kenal banjir kalau hujan begini,” kata Nico, seorang warga yang sedang menguras air yang masuk kerumahnya, Sabtu (9/3/2019) sore.

Nico pun berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui dinas terkait turun tangan membantu mengatasi persoalan banjir yang selalu menghampiri mereka.

“Minta tolong kepada Wali Kota, bantu kami untuk menangani persoalan banjir ini. Kalau hujan turun, sudah siap lah menunggu kedatangan banjir di sini,” harapnya.

Kepala Lingkungan II Kelurahan Sukaraja, Agus, mengatakan, banjir kali ini terjadi memang yang paling parah.

“Di rumah aja gk pernah banjir dan hari ini banjir. Yang rutin banjir itu di RT 12, 13, 14 dan 15. Sebagian rumah yang rendah pada masuk airnya,” kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (9/3/2019).

Warga Way Lunik Menguras Banjir. Foto: Doc Kupastuntas.co

Menurut infomasi yang didapat Agus, tidak hanya di wilayahnya saja yang terendam banjir. “Barusan dapat kabar dari Ayuk (kakak), kalau di daerah rumahnya di Way Lunik, itu cukup parah banjirnya. Bahkan rumah ada yang sampai kerendem banjir,” terangnya.

Sementara Ketua Forum RT Sukaraja, Rebo Kliwon, mengakui, banjir kerap terjadi setiap kali hujan turun sangat deras.

Menurutnya, curah hujan yang cukup deras dan pembuangan pada saluran air mampet membuat banjir. Ditambah lagi kiriman air dari atas (Jalan Gatot Subroto).

“Pokoknya setiap hujan, wilayah kami ini sudah menjadi langganan banjir. Bisa sampe sedengkul orang dewasa tinggi airnya,” kata dia. (Oscar)

Facebook Comments